Yudisium Kelulusan Pertama Program Studi Diploma Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang

yudisium_lumajang_UNEJ

Jember, 24 Juli 2018

Hari Selasa tanggal 24 Juli 2018 menjadi hari yang bersejarah bagi Program Studi Diploma Keperawatan Universitas Jember kampus Lumajang. Pasalnya untuk kali pertama mengadakan yudisium setelah resmi bergabung dengan Universitas Jember. Sebanyak 89 yudisi dilantik menjadi Ahli Madya Keperawatan oleh Lantin Sulistyorini, Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember, didampingi Nurul Hayati, Ketua Program Studi Diploma Keperawatan di kampus setempat. Turut hadir pula, Murtaqib, Wakil Dekan II Fakultas Keperawatan beserta undangan lainnya.

Dalam laporannya, Nurul Hayati menjelaskan dari 89 mahasiswa yang mengikuti yudisium, enam puluh persen lulus dengan predikat sangat memuaskan. “Harapannya para yudisi dapat segera berkiprah dan mengabdikan ilmunya di masyarakat, terutama di Lumajang mengingat delapan puluh persennya berasal dari Lumajang,” jelas Nurul Hayati. Selain menjadi kampus tempat menimba ilmu keperawatan bagi mahasiswa asal Besuki Raya, Program Studi Diploma Keperawatan Universitas Jember kampus Lumajang juga diminati oleh siswa dari berbagai daerah, misalnya saja terdapat yudisi asal Pacitan bahkan Kalimantan.

 

Sementara itu dalam pidato yudisiumnya, Lantin Sulistyorini berharap semua lulusan Program Studi Diploma Keperawatan Universitas Jember kampus Lumajang  dapat menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi tantangan di pasar kerja yang semakin kompleks dan dinamis. “Untuk menghadapi persaingan kerja, maka jangan berhenti belajar dalam meniti karier hingga mencapai puncak. Jalin komunikasi  dan silaturahmi serta jaga nama baik almamater tercinta. Ingat Anda semua bisa mencapai kesuksesan karena jasa para dosen, orang tua dan semua pihak yang telah mengantarkan saudara menjadi Ahli Madya Keperawatan,” pesan Dekan Fakultas Keperawatan. Prosesi yudisium berakhir jam 11.00 WIB dilanjutkan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama. (tim D3 Keperawatan Lumajang)