Walau Hanya Diikuti Dua Orang, Upacara Penyumpahan Dokter Jalan Terus

Sumpahdr-1

Jember, 25 Oktober 2017

Ada yang istimewa pada upacara pengambilan sumpah dan pelantikan dokter periode IV tahun 2017 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jember, hari Rabu lalu (25/10). Jika biasanya upacara pengambilan sumpah dan pelantikan dokter diikuti oleh puluhan peserta, namun kali ini hanya diikuti oleh dua peserta, dr. Chikita Rizqi Hanifati dan dr. Kiki Amalia Brillianita. Dekan FK Universitas Jember, dr. Enny Suswati, M.Kes, menegaskan, walaupun hanya diikuti oleh dua orang dokter muda saja, namun upacara pengambilan sumpah dan pelantikan dokter harus tetap dilaksanakan.

“Saya salut dan bangga kepada dua dokter muda yang dilantik hari ini, walaupun cuman berdua namun tetap mengikuti dengan khidmat. Pesan saya, teruslah belajar agar jadi dokter yang sukses. Ingat, upacara pengambilan sumpah dan pelantikan dokter bukanlah akhir dari segalanya, justru ini adalah awal dari perjuangan yang panjang, dan semoga menjadi pembuka kesuksesan berikutnya,” pesan Dekan FK Universitas Jember.

Sumpahdr-1

Usai upacara, dr. Chikita Rizqi Hanifati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada segenap sivitas akademika FK Universitas Jember yang selalu mendukungnya hingga akhirnya dilantik sebagai dokter. “Alhamdulillah, akhirnya perjuangan dan kerja keras selama ini berbuah manis. Tidak jarang waktu untuk keluarga tersita guna melaksanakan tugas piket di rumah sakit. Terima kasih kepada para dosen yang telah mengajarkan ilmu, dan juga kepada tenaga kependidikan di FK Universitas Jember yang telah mendukung saya,” tutur dokter asli Jember yang sedang menempuh studi lanjut ini. Chikita berharap, ke depan FK Universitas Jember terus berkembang sehingga makin berprestasi

Sementara itu koleganya, dr. Kiki Amalia Brillianita yang asal Nganjuk lebih memilih merantau ke luar Jawa. “Saya berencana membuka klinik kesehatan di Sulawesi, mohon doanya semoga berjalan lancar,” kata dokter muda yang masuk ke FK Universitas Jember tahun 2011 lalu ini. Walaupun telah meninggalkan kampus Tegalboto, Kiki mengaku tidak bakal melupakan Universitas Jember. “Saya juga akan mempromosikan Universitas Jember dan terutama Fakultas Kedokteran, agar kampus Tegalboto makin dikenal dan peminatnya makin banyak,” ujarnya. (nis)

Blog Attachment