Universitas Jember Terus Kembangkan Penelitian Pertanian Dan Perkebunan

Jember, 7 September 2015

Sebagai salah satu negara agraris Indonesia memiliki potensi lahan pertanian dan perkebunan yang sangat besar. Sesungguhnya kondisi ini sangat menguntungkan bagi Indonesia dalam hal pengembangan pertanian dan perkebunan guna mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Demikian yang disampaikan oleh Rektor Universitas Jember Moh. Hasan disela-sela kesibukan kerjanya, (8/9). “Namun kenyataannya selama ini sebagaimana banyak diketahui beras saja kita masih impor, gula juga impor padahal lahan kita luar biasa luasnya,” ujar rektor.

Rektor menyampaikan, untuk itu perlu adanya kerjasama semua pihak dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap produk impor khususnya pertanian dan perkebunan. “Perlu adanya sinergi pemerintah dengan berbagai pihak khususnya perguruan tinggi untuk mengurangi impor sukur-sukur bisa swasembada,” imbuh rektor.

Menurutnya,selama ini para peneliti dari Universitas Jember terus melakukan penelitian diberbagai bidang khususnya pertanian dan perkebunan. “Ada beberapa produk unggulan kita, ada tepung mocaf sebagai pengganti tepung terigu, tebu trangenik pertama yang sudah diakui dunia ada pula pupuk pemacu produktifitas tanaman kelengkeng,” imbuhnya lagi.

Lebih jauh rektor menjelaskan, semua hasil produk penelitian dari Universitas Jember kebanyakan sudah diproduksi untuk umum. “Seperti halnya tebu kita sudah ada kerjasama dengan PTPN, tepung mocaf juga sudah beredar dipasar untuk kebutuhan masyarakat, demikian pula dengan pupuk kelengkeng, itulah komitmen kami untuk berkontribusi sebesar-besarnya pada masyarakat luas ” jelasnya. (Mj)

Leave us a Comment