Universitas Jember Tandatangani MoU Dengan Kemenlu

Jember, 22 Desember 2015

Universitas Jember menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementrian Luar Negeri. Penandatanganan yang dilaksanakan di aula lantai II Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, (21/12) ini dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Jember Moh. Hasan dengan Kepala Badan pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kemenlu Salman Alfarisi.

Pada acara yang sama Moh. Hasan juga meresmikan pusat study perbatasan dan transnasionalisasi Universitas Jember. Dalam sambutannya Moh. Hasan menjelaskan dalam rea globalisasi perguruan tinggi harus mampu terus meningkatkan kompetensi akademik yang ada agar mampu bersaing dengan yang lain. Menurutnya, kegagalan dalam menignkatkan kompetensi menjadi awal ketertinggalan dari perkembangan yang ada.

“Mou ini akan menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi denga Kemenlu dalam hal kajian-kajian isu-isu perbatasan dan transnasional yang sering kali menjadi sorotan,” paparnya. Hasan menambahkan, dalam hal MoU Universitas Jember terus mendorong agar semakin banyak MoU yang dilakukan dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kompetensi akademik.

“Tetapi MoU ini tidak boleh hanya sebagai simbolis saja, setelah ditanda-tangani tidak ada implementasinya, tidak boleh yang demikian harus ada upaya yang konkret untuk melaksanakan apa yang telah dikerjasamakan,” pungkas Hasan.

Sementara itu Salman Alfarisi Kepala Badan pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kemenlu mengatakan, MoU tersebut merupakan upaya yang sanagt strategis yang dilakukan kedua belah pihak. Karena menurutnya, kajian-kajian yang dilakukan oleh Universitas Jember sangat dimungkinkan dijadikan dasar dalam hal pembahasan kebijakan.

“Banyak sekali persoalan perbatasan dan transnasional yang perlu diselesaikan mulai dari pencurian ikan sampai pada perdagangan manusia, saat ini saja ada sembilan kasus yang harus diselesaikan,” paparnya.

Salman berharap, dengan adanya MoU ini bisa memberikan sumbangsih pemikiran bagi Kemenlu dalam hal kebijakan-kebijakan luar negeri khususnya. “Unej kan tempatnya orang-orang pinter, itu saya punya staf lulusan dari Hubungan Internasional Unej orang pintar sekali bagus dan saya pikir dia adalah staf terbaik kami,” pungkasnya.(Mj)

Leave us a Comment