Universitas Jember Siapkan 419 Ruangan Ujian Tulis SBMPTN 2014

Jember, 16 Juni 2014

Universitas Jember sebagai panitia lokal 58 Jember, Jawa Timur, menyiapkan sebanyak 419 ruangan untuk ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang akan digelar secara serentak pada Selasa (17/6).

Ketua Pelaksana Harian SBMPTN Panitia lokal 58 Jember, dr Khaerudin M.Kes, Senin, mengatakan ratusan ruangan tersebut tersebar di sejumlah fakultas di Unej dan sebanyak 12 sekolah atau perguruan tinggi swasta yang berada di lingkungan kampus Tegalboto Unej.

“Ruangan yang ada di kampus tidak cukup untuk menampung sebanyak 10.772 peserta, sehingga panitia meminjam sejumlah sekolah dan perguruan tinggi swasta yang berada di sekitar Kampus Unej untuk memudahkan peserta mencari lokasi ujian tulis,” tuturnya.

Lokasi yang digunakan untuk ujian tulis SBMPTN di luar Unej adalah SMK Yapeni, SMA Pahlawan, STIPER, STIE Dharma Nasional, SMA Muhammadiyah, Akbid Bina Husada, SMK Negeri 4 Jember, STIE Mandala, SMA Negeri 2 Jember, SMP Negeri 3 Jember, SMK Trunojoyo, SMP Negeri 4 Jember.

“Sebanyak 419 ruangan tersebut dibagi untuk tiga kelompok yakni kelompok Sains dan Teknologi sebanyak 162 ruangan, Sosial Humaniora sebanyak 157 ruangan dan peserta Campuran sebanyak 100 ruangan,” ucap Pembantu Dekan I Fakultas Kedokteran Unej itu.

Khaerudin mengimbau kepada peserta SBMPTN yang akan mengikuti ujian tulis, supaya datang lebih awal ke lokasi ujian karena pelaksanaan dimulai pukul 07.00 WIB untuk mengisi biodata peserta dan ujian tulis jam pertama dimulai pukul 07.30 WIB hingga jam ketiga yang berakhir sekitar pukul 14.15 WIB.

“Panitia memberikan batas toleransi keterlambatan maksimal 30 menit kepada peserta, apabila melebihi batas waktu itu maka peserta tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruangan,” ujarnya.

Pantia lokal 58 Jember melibatkan sebanyak 1.181 pengawas untuk memantau pelaksanaan ujian tulis dengan masing-masing satu ruangan yang berisi 20 peserta akan diawasi oleh dua pengawas, dengan empat jenis soal yang berbeda di setiap ruangan.

“Pengawas tersebut berasal dari dosen dan karyawan Unej yang memenuhi syarat sebagai pengawas, serta ditambah dengan guru yang sekolahnya digunakan sebagai ruangan ujian tulis SBMPTN Unej,” katanya. (Mj)

Leave us a Comment