Universitas Jember Siap Mendukung Kebijakan Pemerintah

Jember, 31 Oktober 2014

Pemerintah kabupaten Jember dan Universitas Jember bagaikan dua sisi yang berbeda dalam satu mata uang logam. Karena steiap perkembangan yang ada di wilayah Kabupaten Jember baik pendidikan maupun non pendidikan tidak pernah terlepas dari keduanya.

Demikian yang disampaikan oleh Rektor Universitas Jember Drs. Moh. Hasan, M.Sc, PhD saat mengisi acara dialog public secara on Air disalah satu stasiun radio “plat merah” yang ada di Jember. Dalam dialog tersebut Hasan begitu sapaan akrabnya menyampaikan, untuk menuju masyarakat yang maju perlu adanya kerjasama yang baik antara instisusi pendidikan khususnya pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah. “Itu sudah kami lakukan dengan dengan menggandeng pemerintah daerah dalam beberapa kegiatan,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut juga disinggung mengenai Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo khususnya pada kementrian pendidikan. Menurut Hasan, keputusan presiden melepaskan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) dari kementerian pendidikan dasar, menengah, dan kebudayaan memang menimbulkan pro dan kontra.

Menurutnya, DIKTI yang kini menjadi bagian dari Kementerian Riset dan Teknologi yang kemudian merubah nomenklaturnya menjadi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek dan Dikti) perlu disikapi secara arif dan bijaksana. Hasan menyampaikan, harus ada support dari semua pihak agar maksud dari pemisahan itu bisa berjalan secara maksimal.

 “Memang berbeda dengan tahun lalu namun sisi positifnya mungkin agar riset yang ada bisa lebih focus dan lebih terarah,” jelas Hasan. Lebih dari itu Hasan menyampaikan, Universitas Jember siap mendukung dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya kebijakan yang ada. “Kami siap melaksanakan dengan baik karena untuk mewujudkan masyarakat indonesia yang baik dan sejahtera sangat diperlukan kerjasama yang baik dari semua pihak,” paparnya.

Selama ini, Universitas Jember untuk membina para mahasiswa baru juga telah bekerja sama dengan pihak aparat TNI. Hal itu dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai bela Negara dan nilai kedisiplinan pada diri mahasiwa. “Mereka digembleng dengan baik oleh beberapa TNI Angkatan Darat sehingga nantinya diharapkan dia menjadi mahasiswa yang memiliki rasa nasionalisme dan disiplin yang tinggi,” imbuhnya.

Dipenghujung dialog Hasan memaparkan, pada usia Universitas Jember yang kini sudah berusia 50 tahun ini, terus berkomitmen untuk mengembangkan penelitian-penelitian yang memiliki keramahan sosial. “Banyak sudah penelitian kami yang bisa dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat seperti halnya tebu transgenic dan tepung Mocaf, bahkan yang merasakan bukan hanya masyarakat Indonesia tapi juga masyarakat dunia” pungkas Hasan. (Mj)

Leave us a Comment