Universitas Jember Resmi Miliki Kampus Di Pasuruan

IMG_0447

Pasuruan, 4 Mei 2019
Universitas Jember melebarkan sayapnya, kini Kampus Tegalboto ini hadir di Kota Pasuruan. Kehadirannya ditandai dengan kegiatan penandatanganan berita acara serah terima aset, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia dari Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Pasuruan kepada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), untuk kemudian diserahkan pengelolaannya kepada Universitas Jember (4/5). Dengan adanya kampus di Pasuruan, maka Universitas Jember memiliki empat kampus, setelah sebelumnya hadir di Jember, Bondowoso, dan Lumajang. Dan kini Akademi Keperawatan Pasuruan berubah nama menjadi Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Pasuruan.

Penyerahan aset, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia Akademi Keperawatan Pasuruan dilaksanakan oleh Raharto Teno Prasetyo, Wakil Walikota Pasuruan mewakili Pemerintah Kota Pasuruan, sementara dari Kemenristedikti diwakili Sylvia Supartiningsih, Kasubdit Penataan Kelembagaan Ditjen Kelembagaan dan Angga Fajar Kepala Sub Bagian Barang Milik Negara Kemenristekdikti. Penandatanganan berita acara disaksikan oleh Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember di Gradika Bhakti Praja. Turut hadir menyaksikan para dekan di lingkungan Universitas Jember, dan sivitas akademika Akademi Keperawatan Pasuruan.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Pasuruan menyampaikan bahwa proses penyatuan Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Pasuruan ke dalam Universitas Jember diyakini menjadi langkah terbaik sesuai amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menjadikan urusan pendidikan tinggi menjadi kewenangan pemerintah pusat. “Saya yakin, arah perkembangan Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Pasuruan yang kini dikelola oleh Universitas Jember akan makin baik karena dikelola dengan professional,” ujar Raharto Teno Prasetyo.

Bergabungnya Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Pasuruan menjadi bagian dari Universitas Jember disambut hangat oleh Moh. Hasan. Menurutnya penyatuan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Pasuruan memiliki visi yang jauh ke depan sekaligus menunjukkan kepedulian akan pendidikan bagi warganya. Senada dengan pendapat Rektor Universitas Jember, Sylvia Supartiningsih meminta secara khusus kepada Pemerintah Kota Pasuruan untuk tetap membantu pengembangan Universitas Jember Kampus Pasuruan. “Universitas Jember Kampus Pasuruan bakal terus berkembang, oleh karena itu perlu dukungan semua pihak terutama pemerintah kota dan warga Pasuruan misalnya dengan dukungan penyediaan lahan dan bantuan lainnya,” tutur Sylvia Supartiningsih.

Kegembiraan juga ditunjukkan para mahasiswa Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Pasuruan yang kini beralih menjadi Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Pasuruan, seperti yang diungkapkan oleh Diana Safitri dan koleganya Reza Wahyu Putri. “Kami gembira resmi jadi mahasiswa Universitas Jember Kampus Pasuruan, semoga perkembangan Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Pasuruan makin baik, sebab sudah ada di bawah Universitas Jember yang sudah punya nama,” kata Diana yang didukung Reza, keduanya adalah mahasiswa asal Pasuruan. Optimisme juga diutarakan oleh mahasiswa lainnya, Muhammad Naufal Hidayatullah. “Dengan bergabung ke Universitas Jember saya berharap makin banyak akses data dan informasi yang dapat diperoleh oleh mahasiswa, mengingat Universitas Jember memiliki beberapa fakultas yang ada di rumpun kesehatan. Adanya akses ke berbagai fasilitas yang lebih lengkap juga akan memperkaya skill kami sebagai perawat,” imbuh Naufal.

Usai acara serah terima aset, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia, dilanjutkan dengan peresmian Universitas Jember Kampus Pasuruan yang terletak di Kecamatan Tembokrejo, Pasuruan. Menurut Nurul Huda, Koordinator Universitas Jember Kampus Pasuruan, Akademi Keperawatan Pasuruan awalnya berdiri sebagai sekolah perawat setara SMK pada tahun 1985, dan beralih menjadi akademi di tahun 1999. Kampus yang berada di jalan KH. Mansyur ini berdiri di atas lahan seluas delapan ribu meter persegi. “Saat ini terdapat 180 mahasiswa dari dua angkatan yang tengah menuntut ilmu, oleh karena itu program yang akan kami lakukan dalam waktu dekat adalah penerimaan mahasiswa baru dengan mengikuti sistem penerimaan mahasiswa baru yang ada di Universitas Jember,” pungkas Nurul Huda. (iim)