Universitas Jember Mulai Sosialisasikan SNMPTN 2016

Jember, 28 Januari 2016

Universitas Jember mulai melaksanakan sosialisasi kegiatan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016. Hal itu dimaksudkan agar kepala sekolah dan para guru, memiliki pemahaman akan prosedur dan tahapan SNMPTN 2016. “Sosialisasi ini digelar  agar kepala sekolah dan guru yang bertanggungjawab memasukkan nilai siswa ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) bisa segera melakukan proses pengisian dan verifikasi nilai ke PDSS,” ujar Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember, selepas melakukan sosialisasi dihadapan 56 kepala sekolah SMA/SMK dan MA di Situbondo (26/1). Situbondo menjadi kota pertama yang dikunjungi panitia lokal SNMPTN 2016 Universitas Jember.

Dalam acara yang digelar di SMA Negeri 2 Situbondo itu, Agung mengatakan SNMPTN pada tahun ini memiliki beberapa perbedaan dengan tahun lalu. Salah satu perbedaan ada dalam proses pengisian nilai siswa dalam PDSS. “Kalau tahun lalu yang dimasukan adalah nilai selama lima semester yang dimulai dari kelas sepuluh, namun untuk tahun ini hanya hanya 3 semester, kelas sebelas semester 1 dan 2, kelas dua belas semester satu dengan skala nilai 100,” jelasnya.

Perbedaan kedua adalah, adanya kuota siswa yang bisa mendaftar pada SNMPTN 2016 berdasarkan akreditasi sekolah.  “Untuk sekolah dengan akreditasi A hanya diambil 75 persen siswa dengan nilai terbaik di sekolahnya, sementara untuk sekolah dengan akreditasi B, 50 persen siswa dengan nilai terbaik di sekolahnya. Bagi sekolah dengan  akreditasi C, kuotanya adalah 20 persen siswa dengan nilai terbaik di sekolahnya, dan akreditasi lainnya ditetapkan sebanyak 10% siswa dengan nilai terbaik di sekolahnya,” tuturnya lagi.

Acara sosialisasi SNMPTN 2016 yang dilaksanakan oleh Universitas Jember mendapatkan tanggapan positif dari para hadirin. Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Kepala Seksi Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Situbondo, Fauzan, S.Pd. Menurutnya kegiatan sosialisasi SNMPTN 2016 dapat membantu sekolah di Situbondo dalam mempersiapkan anak didiknya untuk mendaftarkan diri ke perguruan tinggi negeri. Apalagi beberapa sekolah masih minim informasi mengenai pelaksanaan SNMPTN 2016. “Acara seperti ini sangat bagus, karena bisa menjadi ajang bagi sekolah untuk berkonsultasi langsung dengan panitia lokal Universitas Jember. Termasuk jika ada kesulitan saat proses memasukkan nilai ke PDSS dan pendaftaran SNMPTn 2016,” kata Fauzan, S.Pd yang juga alumnus kampus Tegalboto ini.

Sementara itu terkait kuota siswa yang bisa mendaftarkan diri sesuai dengan akreditasi sekolah, pihak sekolah bisa menerima. Justru permasalahan timbul bagi sekolah yang sedang mengajukan akreditasi dan atau masih dalam proses di badan Akreditasi Provinsi (BAP). “Beberapa sekolah di Situbondo, termasuk sekolah favorit  tengah menunggu hasil akreditasinya dari BAP, akibatnya proses memasukkan nilai siswa ke PDSS sedikit terhambat,” ungkap Fauzan, S.Pd lagi.

Menanggapi kasus ini, Agung Purwanto berjanji akan berkoordinasi dengan panitia pusat SNMPTN 2016 untuk mencarikan jalan terbaik. “Kami segera melaporkan temuan ini kepada panitia pusat SNMPTN 2016. Prinsipnya jangan sampai siswa jadi terhambat mendaftar melalui SNMPTN 2016,” pungkasnya. (mun).

Leave us a Comment