Universitas Jember Menjadi Pusat Pelatihan Pemuda Tanggap Bencana

Jember, 16 Maret 2015

Indonesia adalah laboratorium kebencaan yang lengkap, berbagai jenis bencana ada di Indonesia. Mulai Gunung meletus, gempa bumi, badai, sampai dengan kebakara hutan. Untuk itu diperlukan kesiapan bagi seluruh warga negara untuk terbiasa menghadapi bencana. Menjawab tantangan itu Universitas Jember mendeklarasikan sebagai universitas yang menjadi pusat pelatihan pemuda tanggap bencana.

Deklarasi sekaligus Launching Pusat Pendidikan Dan Pelatihan Pemuda Tanggap Bencana dilakukan langsung oleh H. Imam Nahrawi, S.Ag. Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia. Dalam kesempatan itu H. Imam Nahrawi, S.Ag mengatakan perlu adanya kesadaran yang tinggi bagi seluruh warga Indonesia untuk tanggap menghadapi bencana terutama generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan. Menteri yang berasal dari bangkalan ini menyatakan kebanggaanya atas kesiapan Universitas menjadi pusat pelatihan pemuda tanggap bencana.

Sejalan dengan Menpora,   Rektor Universitas Jember Drs. Moh. Hasan, M.SC, Ph.D mengatakan, masyarakat khususnya kaum muda harus selalu siap dalam menghadapi setiap ancaman baik yang datangnya dari luar maupun dari adalam negeri sendiri seperti halnya bencana alam. “Kami berkomitmen akan terus benkontribusi terhadap bangsa dan negara dalam mengembangkan banyak hal termasuk dalam termasuk dalam menyiapkan para generasi muda yang tanggap terhadap bencana,” paparnya.

Drs. Moh. Hasan, M.SC, Ph.D menuturkan ada sebanyak 105 mahasiswa telah mengikuti pelatihan tanggap bencana yang dilakukan oleh Universitas Jember bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).“Ini adalah pelatihan awal dan akan terus dilakukan sehingga manakala sewaktu-waktu terjadi bencana kita sudah memilik banyak pasukan yang siap diterjunkan ke lokasi untuk memberikan bantuan medis maupun nonmedis lainnya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama  H. Imam Nahrawi, S.Ag. berkesempatan menyaksikan parade pemuda bela negara. Parade ini menghadirkan mahasiswa yang mendapatkan prestasi di berbagai bidang yang terdiri dari sepuluh pelopor.  Satu-persatu Menpora memberikan komentar kepada seluruh pelopor “Saya senang sekali pada acara kali ini karena bukan semata-mata karena akan mendeklarasikan dan melaunching pasukan pemuda tanggap bencana tapi saya melihat di hadapan saya ini adalah para calon-calon tokoh nasional yang kini sedang sibuk menempa diri dan masa depan Indonesia ada ditangan mereka” paparnya.

Nahrawi berharap Universitas Jember tidak hanya mampu menunjukan prestasi-prestasi yang telah diraih namun juga harus menjadi kampus yang bersih terutama dari narkoba. “Kalo perlu bikin acara satu hari tes urine pada seluruh warga Unej, berani tidak?” tantangnya.

Diakhir acara H. Imam Nahrawi, S.Ag disuguhi simulasi penanganan bencana longsor dan banjir yang dilakukan oleh para mahasiswa yang baru saja selesai mendapatkan pelatihan bersama tim dari BNPB TNI, PMI, dan BASARNAS. (Did/Mj)

1 Comment

  • HOLIDI
    Reply

    semoga tindak lanjut dari pelatihan terus berlanjut hingga tidak hanya diresmikan. karena
    di jember sendiri kampung bencana.

Leave us a Comment