Universitas Jember Kembangkan Wilayah Agroindustri di Nganjuk

Jember, 14 September 2015

Universitas Jember dalam rangka pengabdian kepada masyarakat telah melaksanakan program Iptek Bagi Wilayah (IbW) di kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk. Program IbW merupakan implementasi ilmu pegetahuan dan teknologi kepada masyarakat dalam suatu wilayah tertentu.  Program dilaksanakan di kecamatan Gondang, karena wilayah tersebut menjadi prioritas pengembangan agroindustri oleh pemerintah kabupaten Nganjuk. Selain alasan tersebut, pelaksanan di wilayah tersebut juga karena struktur masyarakat di wilayah tersebut telah mulai beralih dari murni agraris menuju ke industri.

Program tersebut merupakan kerjasama antara Universitas Jember, STKIP PGRI Nganjuk dan pemerintah kabupaten Nganjuk, dengan sumber dana kegiatan berasal dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Kabupaten Nganjuk. Universitas Jember dengan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten Jember melakukan penentuan prioritas program serta teknis pelaksanaannya. Sdangkan STKIP PGRI Nganjuk merupakan salah satu  perguruan tinggi di Nganjuk yang memiliki potensi untuk turut serta dalam program tersebut. Keterlibatan perguruan tingi setempat diharapkan mampu mengakselerasi implementasi program, serta dapat terbentuk sinergi antara masyarakat dengan dunia pendidikan tinggi setempat, sehingga masyarakat setempat terbantu penyelesaian masalahnya dengan iptek, sedangkan perguruan tinggi dapat melaksanakan kewajiban pengabdian dan penelitian yang relevan dengan kondisi masyarakat.

Tujuan utama kegiatan adalah menginisiasi wilayah kecamatan Gondang sebagai kawasan agroindustri. Kegiatan dibagi dalam dua tahap. Kegiatan pada tahap pertama yang berupa pelatihan telah berlangsung pada 27-29 Agustus 2015. Kegiatan ini berupa penyiapan masyarakat untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi alat produksi dan pengolah sejumlah komoditas pertanian. Dalam kegiatan ini masyarakat diberi pelatihan dalam bentuk teori dan praktek pembuatan traktor mini, perontok padi, pemipil jagung, penyiram bawang merah dan pengering hasil pertanian.

Kegiatan dibuka resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Drs. Masduqi, MSc. M.M. Dalam sambutannya Sekda menyatakan bahwa RPJMD Nganjuk telah menetapkan wilayah Gondang sebagai salah satu wilayah yang akan dikembangkan menjadi industri, sehingga sumber daya manusia di wilayah Gondang juga mutlak dipersiapkan. Pengembangan tersebut, selain berpedoman pada tata ruang, juga dengan melihat potensi wilayah Gondang yang memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mencukupi.

Sebelum sambutan dan pembukaan oleh Sekda, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Pertmabangan dan Energi (Indagkoptamben), Dra. Rr. Heni Rochtanti, M.M. dalam sambutannya menyatakan bahwa usaha kecil di wilayah Gondang perlu dikembangkan dengan berbasis teknologi, mengingat hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kuaitas dan kuantitas suatu produk dapat dicapai. Sementara Dr. Ir. Bambang Sujanarko, M.M. selaku ketua tim IBW menyatakan bahwa kegiatan IBW merupakan implementasi dari misi Universitas Jember, yaitu menjadi universitas unggul dalam pengembangan sains, teknologi dan seni berwawasan lingkungan, bisnis dan pertanian industrial. Kegiatan merupakan kewajiban bersama antara perguruan tinggi pengusul, yaitu Universitas Jember, perguruan tinggi setempat, dalam hal ini STKIP PGRI Nganjuk dan pemerintah kabupaten Nganjuk. Turut hadir dalam acara pembukaan antara lain Camat Gondang, Ketua STKIP PGRI Nganjuk, Kapolsek Gondang, Sejumlah Kepala Desa, Tim IBW dan peserta  yang berjumlah 250 orang.

Pelatihan diberikan secara teori dan praktek. Teori diberikan melalui ceramah dan diskusi, sedangkan pada praktek dilaksanakan melalui dua metode, yaitu praktek terbimbing dan praktek mandiri. Praktek terbimbing dilaksanakan pada tanggal 28 dn 29 Agustus, sedangkan praktek mandiri berlangsung sampai akhir Nopember 2015, dengan ada monitoring dan evaluasi dari Tim IBW. Pada pelaksanaan praktek telah diserahterimakan sejumlah peralatan pokok dan bahan untuk praktek.

Dalam kegiatan pelatihan tersebut respon masyarakat wilayah sasaran dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa pengembangan wilayah Gondang kabupaten Nganjuk sebagai kawasan Agroindustri memang sudah menjadi kebutuhan. Sehingga kegiatan tahap pertama berikutnya yang berupa pembuatan web potensi agroindustri tiap desa di kecamatan Gondang, perlu segera dilaksanakan. Kegiatan yang bertujuan  agar produk pertanian, peternakan, perkebunan, dan lain-lain dapat dikenal dan dapat dipromosikan ke masyarakat wilayah lain dan dapat diakses di manapun.

Pada tahap kedua, yang akan dilaksanakan pada tahun 2016, akan dilakukan pelatihan pembuatan dan pengoperasian mesin-mesin pengolah produk lahan pekarangan/marginal agar memiliki nilai tambah yang tinggi, serta menjadi sumber pendapatan lain masyarakat. Kegiatan ini juga akan diikuti oleh  pembentukan lembaga perokonomian rakyat, yaitu koperasi. (B/Mj)

Leave us a Comment