Universitas Jember Gelar Kemah Budaya Internasional 2016

Universitas Jember melalui Kantor Urusan Internasional, kembali menggelar Kemah Budaya Internasional atau Universitas Jember 2nd International Cultural Camp (UJICC). Pembukaan dilakukan oleh Rektor Universitas Jember di Gedung Rektorat pada Senin, 1 Agustus 2016. UJICC adalah program internasional yang ditawarkan oleh Universitas Jember kepada mahasiswa asing dari universitas mitra kerjasama luar negeri. Program ini bertujuan memperkenalkan budaya dan lingkungan di Universitas Jember serta memperkenalkan bahasa, seni, kehidupan dan kearifan lokal serta keindahan alam Jember dan sekitarnya.

Penyelenggaraan UJICC kali ini dimulai pada tanggal 31 Juli dan diakhiri pada tanggal 11 Agustus 2016. Program ini dibangun dalam rangka mencapai tujuan Universitas Jember untuk menjadi Universitas Kelas Dunia. Penyelenggaraan UJICC dikoordinasi oleh Kantor Urusan Internasional dan beberapa pihak di lingkungan Universitas Jember.  UJICC memberikan mahasiswa internasional kesempatan untuk belajar tidak hanya pengalaman antar budaya tetapi pemahaman tentang budaya dan kearifan lokal, ekologi serta pertanian dan industri unggulan di Kabupaten Jember.

Ketua Pelaksana kegiatan UJICC kedua tahun 2016, Aditya Wardhono, Ph.D, menyampaikan bahwa kegiatan UJICC kedua ini diikuti oleh sembilan (9) peserta dari dari 5 negara (Jerman, Inggris, Malaysia, Filipina, dan Myanmar). Secara spesifik tujuan dan kegiatan program UJICC ke-2 ini adalah untuk memperkenalkan Universitas Jember dan juga keindahan Kabupaten Jember beserta  keramahtamahan masyarakatnya.

“Mahasiswa asing nanti akan diajak berkunjung ke tempat pariwisata Papuma dan pegunungan Ijen, mengikuti pelatihan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), mengenal budaya lokal seperti seni tari, alat musik gamelan, membatik, seni bela diri pencak silat, permainan tradisional, lagu-lagu nasional dan daerah. Untuk melengkapi tujuan kami, mahasiswa juga diajak berkunjung ke industri UMKM dan pertanian unggulan Jember seperti perkebunan tembakau, pusat riset kopi dan kakao.” tutur Aditya.

Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan, M.Sc, Ph.D, mengatakan bahwa pembeda penyelenggaraan UJICC kedua ini dengan UJICC yang pertama adalah pada kegiatan kali ini peserta tidak saja mendapatkan  pengalaman dan pengetahuan selama di Jember, namun lebih dari itu peserta diwajibkan untuk menjadi duta terbaik Universitas Jember dan memperkenalkan kembali produk-produk dari Jember ke negaranya masing-masing.

“Dengan dijadikannya peserta UJICC sebagai duta Universitas Jember, kami mengharapkan Universitas Jember akan bisa dikenal oleh dunia.”  tutur Hasan. (IO)

Leave us a Comment