Universitas Jember Buka Dua Program Studi Pascasarjana Lintas Disiplin

Jember, 18 Februari 2016

Universitas  Jember menambah program studinya, kali ini kampus Tegalboto membuka dua program studi pascasarjana lintas disiplin. Kedua program studi baru tersebut adalah program magister Ilmu Kesehatan dan magister Bioteknologi. Pembukaan dua program studi pascasarjana lintas disiplin ini diharapkan dapat menunjang tekad Universitas Jember sebagai pusat keunggulan di bidang bioteknologi dalam bidang pertanian dan kesehatan. Pembukaan masa perkuliahan ditandai dengan kegiatan kuliah perdana yang menghadirkan pakar bioteknologi Prof. Dr. Tatsuo Sugiyama, Advisor Plant Science Center RIKEN Jepang, dan dr. H. Mahmud Ghaznaawie, Sp. PA(K), Ph.D., Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makasar (18/2).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan, M.Sc., Ph.D menegaskan bahwa pembukaan program magister Ilmu Kesehatan dan magister Bioteknologi menunjukkan keseriusan Universitas Jember sebagai center of excellent dalam bidang bioteknologi, khususnya bidang pertanian dan ilmu kesehatan. “Universitas Jember sudah mendapatkan dukungan dana dari pemerintah dan Islamic Development Bank sebesar 600 milyar rupiah untuk mengembangkan bioteknologi. Sementara gedung CDAST 1 pun sudah berdiri. Oleh karena itu saya berharap, para mahasiswa program magister lintas disiplin mampu menghasilkan penelitian yang unggul. Dengan demikian saya optimis Universitas Jember akan menjadi leading sector di bidang bioteknologi,” jelas Rektor.

Sebelumnya, pada hari Rabu (17/2), para mahasiswa baru program magister Ilmu Kesehatan dan magister Bioteknologi mendapatkan pembekalan dalam bentuk Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) yang diberikan oleh Pembantu Rektor I, Zulfikar, PhD. Dalam kesempatan tersebut, Zulfikar memaparkan secara umum bagaimana peran institusi dalam menjalankan misi pendidikan tinggi, hasil riset unggul Universitas Jember dalam bioteknologi, serta pentingnya kekuatan sebuah riset yang menjadi indikator utama dalam menetapkan arah unggulan sebuah institusi. Acara dilanjutkan dengan pemaparan informasi seputar sekolah pascasarjana Universitas Jember, pengenalan sistem akademik online dan perpustakaan kampus.

Sementara itu dalam laporannya, Direktur Pascasarjana Universitas Jember, Prof. Dr. Rudi Wibowo, MS., menyampaikan pada tahun pertama ini, program magister Ilmu Kesehatan menerima 49 mahasiswa baru, sementara program magister Bioteknologi dengan 16 mahasiswa baru. “Ini adalah hari yang bersejarah bagi Universitas Jember karena untuk kali pertama membuka program studi pascasarjana multidisiplin, kami berharap akan diikuti dengan pembukaan program pascasarjana lainnya,” kata guru besar sosial ekonomi pertanian ini. (lida/mun/iim)

Leave us a Comment