Universitas Jember Bangun Reaktor Biogas

Jember, 17 Februari 2014

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (IMPA) Akasia bangun reaktor biogas untuk warga.  Pembangunan salah teknologi alternatif yang ramah lingkungan melibatkan 5 orang mahasiswa yang dilakukan di desa Banjar Sengon Patrang, Jumat (13/02).

Iwan Rachmad Soetijono, SH.,MH Pembatu Dekan III Fakultas Hukum mengatakan, biogas dipilih sebagai sumber energi alternative warga dikarenakan murah dan ramah lingkungan serta mudah untuk diaplikasikan. “Biogas kami pilih karena merupakan energy alternativ yang sangat ramah lingkungan dan mudah untuk diaplikasikan,” ujarnya.

Menurutnya, ketersediaan kotoran sapi yang merupakan bahan baku utuk Biogas sangat saying untuk tidak dimanfaatkan secara optimal. “Hampir setiap warga pelihara sapi, namun saying belum diamnfaatkan secara optimal, maka dari itulah kami bangun reactor biogas disini untuk warga”, imbuh Iwan. ” di desa ini bahan bakunya sangat banyak, sayang sekali jika tidak dimanfaatkan secara optimal,” ujar Iwan.

Perlu diketahui reaktor biogas ini mampu menghasilkan gas yang setara dengan 2,5 liter minyak tanah/hari. Gas yang dihasilkan ini dapat dipakai sebagai bahan bakar gas di dapur rumah warga untuk dijadikan bahan bakar memasak. Dari pemanfatan biogas itu sudah dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pengguna terhadap bahan bakar gas.

Fauzi Pradana  penanggung jawab program menuturkan, diperlukan waktu 10 hari untuk menyelesaikan pembangunan reaktor. Diperlukan dana sebesar Rp. 11.800.000,- untuk menyelesaikan reactor tersebut. “Dana pembangunan sepenuhnya dibiayai oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Jember,” tuturnya.

Menurutnya pembangunan reaktor adalah wujud pengabdian IMPA Akasia terhadap masyarakat dan juga untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar gas dan minyak. “Saya rasa masyarakat sangat terbantu sekali dengan biogas ini. Selain gasnya untuk masak juga dapat pupuk organik  yang bisa langsung digunakan,” ujar Suhro warga penerima manfaat biogas. (Mj)

Leave us a Comment