Universitas  Jember 3rd International Cultural Camp (UJICC) Kembali Digelar

UJICC1_UNEJ

Jember, 20 Juli 2017

Universitas Jember 3rd International Cultural Camp (UJICC) kembali diselenggarakan pada 20 Juli 2017. Acara dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Jember, Drs. Zulfikar Ph.d., di Gedung dr. R. Achmad Kampus Tegal Boto pada Kamis, (20/7). UJICC merupakan program internasional yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2015 yang ditawarkan oleh International Office Universitas Jember kepada mahasiswa asing.

UJICC1_UNEJ

Antonius Nugraha Widhi Pratama, M.PH, Apt, selaku Ketua Panitia UJICC 2017 menyampaikan bahwa UJICC kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. UJICC 2017 mengangkat tema “Agro Ethno Diversity”, dimana tema tersebut diangkat karena pada UJICC kali ini UNEJ ingin lebih mengenalkan potensi pertanian dan keragaman budaya yang tidak hanya ada di Jember, melainkan juga kawasan sekitarnya.

Antonius juga menambahkan terdapat 16 mahasiswa asing yang berasal dari universitas mitra ikut tergabung dalam kegiatan kali ini. Diantaranya adalah 4 mahasiswa dari Filiphina, 1 mahasiswa dari Vietnam, 3 mahasiswa dari Thailand, 1 mahasiswa dari Bhutan, 2 mahasiswa dari Glasglow, 2 mahasiswa dari Jerman, 2 mahasiswa dari Myanmar, dan 1 mahasiswa dari Jepang.

“Untuk tahun 2017 ini, ada 8 negara yang tergabung. Ke-8 negara tersebut adalah Filiphina, Vietnam, Thailand, Glasglow, Jerman, Myanmar, Jepang dan Bhutan. Bhutan merupakan negara yang baru ikut tergabung dalam program UJICC 2017. Dengan bertambahnya negara baru yang ikut dalam UJICC, kami harapkan UNEJ akan semakin dikenal oleh dunia internasional.” tutur Antonius.

Selama dua minggu acara berlangsung, para partisipan akan diajak untuk mengunjungi beberapa tempat seperti Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (ICCRI), Pabrik Cerutu dan Tembakau Jubung (BIN CIGAR), Pabrik Gula Jatiroto, dan Desa Wisata Osing  di Kemiran, Banyuwangi. Antonius menyatakan bahwa kegiatan ini sangat efektif dilaksanakan untuk lebih mengenalkan UNEJ kepada dunia internasional.

“kami mengajak seluruh partisipan untuk mengunjungi beberapa tempat yang dapat mengenalkan budaya dan produk khas Jember dan sekitarnya. Dan berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, acara ini memang terbukti efektif untuk mengenalkan Universitas Jember. Banyak sekali partisipan yang telah selesai mengikuti UJICC membagi ceritanya kepada rekan-rekan kuliahnya, sehingga banyak yang semakin tertarik untuk mengikuti program UJICC.” tambah Antonius.

Sementara itu, Zulfikar, juga menambahkan bahwa Universitas Jember akan terus mendukung program UJICC agar Kampus Universitas Jember dapat semakin dikenal oleh dunia. Zulfikar juga berharap agar mahasiswa asing yang mengikuti program UJICC 2017 dapat menjadi “ambassador” Universitas Jember dan memperkenalkan kembali produk-produk dari Jember dan sekitarnya ke negaranya masing-masing.

Blog Attachment