Unej Bina Kelompok Tani Kelengkeng

Jember, 19 Maret 2014

Setelah sukses membina petani kopi di desa Sidomulyo kini Universitas Jember kembali akan membina kelompok tani di wilayah kecamatan Umbulsari. Kali ini yang akan mendapatkan binaan adalah kelompok petani kelengkeng “Taruna Tani” yang ada di desa gunung sari Kecamatan Umbulsari. Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD Rektor Universitas Jember datang langsung ke Desa Gunungsari untuk melihat kesiapan kebun kelengkeng secara langsung, (19/03).

Ikut pula dalam rombongan, Anas ma’ruf selaku sekretaris Disperindag Jember yang sekaligus mewakili kepala Disperindag Jember karena berhalangan untuk hadir secara langsung. “Ini merupakan tindak lanjut dari laporan teman-teman KKN terkait potensi buah kelengkeng yang ada di desa ini,” ungkap rektor. Menurutnya potensi kelengkeng yang ada di Gunungsari sangat besar dan sangat saying jika tidak dikembangkan.

Dia juga mengungkapkan tim ahli yang ada dimiliki di Universitas Jember mampu mengatur proses pembungaan. Sehingga dengan adanya teknologi itu petani bisa mengatur jadwal panen sesuai dengan waktu yang mereka inginkan. “Dengan teknologi pengaturan pembungaan petani bisa tidak perlu takut harga jatuh karena panen yang berlimpah dalam satu musim, karena semua sudah bisa diatur,” imbuhnya rektor.

Lebih jauh Rektor Universitas Jember Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD menjelaskan, Universitas Jember sengaja menggandeng pihak Disperindag Jember dalam melakukan pembinaan. Hal itu dikarenakan agar tersinergi yang baik antaran pihak Universitas dengan instansi terkait dan masyarakat. “Sengaja kami mengajak Disperindag Jember agar bisa bersinergi terutama pada bidang industrialisasi paska panen,” pungkasnya.

Sementara itu pihak Disperindag mengaku sangat terbantu sekali oleh Universitas Jember. “Kami malah baru tau kalo disini potensi kelengkengnya cukup bagus dan besar, kami sangat terbantu sekali dengan apa yang telah dilakukan oleh pihak Universitas Jember kususnya mahasiswa KKN,” tutur Anas ma’ruf selaku sekretaris Disperindag Jember.

Hamid ketua kelompok tani Taruna tani mengaku sangat senang dengan pembinaan yang akan dilakukan. Menurutnya selama ini belum ada instansi yang melakukan pembinaan dan pendampingan pada kelompok tani Taruna Tani. “Kami berharap ada pendampingan terutama dalam pengolahan paska panen seperti halnya pengalengan buah,” tuturnya. (MJ)

Leave us a Comment