UKMF LIMAS Gelar Kompetisi Esai se-Besuki dan Seminar Nasional

Jember, 20 Desember 2016

Dalam rangka menyelenggarakan acara akhir tahunan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKMF) Lembaga Ilmiah Sospol (LIMAS) FISIP Universitas Jember mengadakan kegiatan Kompetisi Esai se-Besuki dan Seminar Nasional bertajuk ‘KOMPAS 2016’. Acara ini dalam rangka mewujudkan program kerja baru UKMF LIMAS yang ditujukan untuk anggota angkatan LIMAS 2016.  Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi antar angkatan anggota LIMAS tahun 2016 dan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga dapat dijadikan cara untuk mempererat hubungan antar anggota. Selain itu, sebagai wadah kerja sama antar anggota.

UKMF LIMAS mengadakan suatu Kompetisi Esai se-Besuki yang dibuka untuk mahasiswa dan umum untuk dijadikan wadah dalam menuangkan pemikiran-pemikiran serta ide yang kontruktif. Kompetisi Esai ini terdapat beberapa tahapan sebelum diputuskan untuk menjadi juara. Pertama, para peserta diwajibakan untuk mengirimkan karya-karya nya kemudian terdapat sistem seleksi yang dilakukan oleh para dewan juri yang disediakan. Setelah diseleksi, para peserta akan diambil 10 besar untuk melanjutkan ke babak selanjutnya, yaitu presentasi terkait tulisan karya mereka yang berhasil terseleksi yang dilaksanakan di Ruang Sidang Fakultas Ilmu Sosial dan Politik hari Jumat (16/12).

Dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang menggambil suatu pembahasan “Potret Nawacita dalam Kedaulatan Pangan: Kontradiksi Antara Harapan dan Realita” di selenggarakan di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember yang dimulai pada pukul 8.30 WIB berakhir pada pukul 13.00 pada hari Sabtu (17/12). Pengambilan tema tersebut dikarenakan atas kepedulian warga LIMAS terkait masalah kedaulatan pangan yang ada di Indonesia. Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki bagi penduduk suatu Negara. Karena itu, sejak berdirinya Negara Republik Indonesia, UUD 1945 telah mengamanatkan bahwa Negara wajib menjalankan kedaulatan pangan (hak rakyat atas pangan dan mengupayakan terpenuhinya kebutuhan pangan bagi penduduk. Kewajiban dimaksud mencakup kewajiban menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang. Untuk bisa melaksanakan kewajiban tersebut secara efektif, maka Negara wajib menguasai sumber daya alam untuk digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat(UUD 1945 pasal 33 ayat 3). Maka dari itu, untuk Bangsa Indonesia pangan merupakan hal sangat penting dilihat dari Indonesia merupakan negara agraris dengan demikian kita dapat melihat apakah kedaulatan pangan di Indonesia sudah menjadi realitas ataukah masih menjadi harapan belaka.

Hadir sebagai pemateri pada seminar kali ini antara lain Dewi Kartika (Sekjen Konsorsium Pembaharuan Agraria), Ir. Totok Siswidodo (Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Jember), Prof. Dr. Soetriono, MP (Dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember). Pada seminar kali ini cukup sukses terkait antusiasme peserta sangat tinggi kemudian didukung oleh gotong royongnya para panitia pelaksana yang sangat aktif dalam mempersiapkan segala sesuatu sehingga seminar nasional ini dapat terlaksana dengan baik.

Para peserta yang hadir juga sangat aktif dalam berdiskusi dengan para pemateri sehingga tercipta suasana yang hidup dan aktif. Kegiatan kali ini juga dimeriahkan oleh penampilan tarian tradisional, kemudian di akhir acara diumumkan pemenang tiga besar dari sepuluh peserta yang melakukan presentasi sebelumnya. Pemenang tiga besar yang berhasil membawa pulang piala serta trophy yang sudah siapkan antara lain: sebagai juara pertama jatuh kepada Ahmad Muazis dari Fakultas Teknik, juara kedua jatuh kepada Halimatus Sa’diya dari Fakultas Teknologi Pertanian, dan juara ketiga jatuh kepada Ahmad Alfian Ghufron Hasmi dari jurusan Ilmu Hubungan Internasional FISIP dan merupakan salah satu anggota baru dari angkatan LIMAS 2016. (Limas)

Leave us a Comment