“TITEN” Fakultas Teknik Kembali Menorehkan Prestasi

Jember, 29 November 2016

“TITEN” Fakultas Teknik Universitas Jember kembali menorehkan prestasi di akhir tahun 2016. Kali ini, Team NG2 Titen dan Team Titen GX8 berhasil menajadi juara dalam Kompetisi Mobil Listrik Indonesia ke-8 yang diselenggarakan oleh Politeknik Bandung pada tanggal 18-20 November 2016 lalu. Masing-masing, Team NG2 Titen menjadi juara 1 dalam kategori uji efisiensi, dan Team titen GX8 menjadi Juara 2 kategori uji efisiensi dan Juara 3 kategori slalom. Terdapat enam kategori yang dilombakan pada kompetisi ini diantaranya adalah uji percepatan, uji pengereman, uji tanjakan, uji efisiensi, uji kecepatan, dan uji slalom.

Kedua team tersebut masing-masing beranggotakan empat orang mahasiswa Fakultas Teknik. Team NG2 Titen terdiri dari M. Zainul Helmi, Winagilcatur A.B, Apik Hidayat, dan Ilham Habibi. Sedangkan team Titen GX8 terdiri dari  Noval Rival Tryan, Yoga Tri, Lazuardi Rahmadani, dan M. Khabibi. Persiapan mobil listrik untuk  lomba kali ini telah dilakukan sejak tiga bulan yang lalu. Persiapan tersebut meliputi upgrade mobil listrik, uji daya mobil listrik, uji pengereman serta riset lain yang disesuaikan dengan kategori yang dilombakan. Tidak disangka, pengalaman tidak terduga dialami oleh seluruh anggota team selama mengikuti lomba di Kota Kembang tersebut. Mobil listrik garapan NG2 Titen sempat macet dan tiba-tiba tidak dapat menyala. Hal tersebut membuat team NG2 Titen tidak dapat mengikuti uji kualifikasi mobil yang dilakukan sehari sebelum lomba dilaksanakan. Meski begitu, para anggota team inti dan tim support Titen tidak lantas menyerah dan surut semangat.

“Mobil yang kami persiapkan sejak tiga bulan lalu untuk lomba, mendadak tidak dapat menyala sehingga kami tidak bisa ikut uji kualifikasi. Tapi kami tidak menyerah sampai disitu. Kami berinisiatif untuk menggunakan mobil cadangan yang ada dan mempersiapkan mobil cadangan tersebut sebaik mungkin untuk lomba keesokan harinya.” cerita Muh. Zainul, manager team NG2 Titen, saat diwawancarai oleh awak Humas dan Protokol Universitas Jember.

Meski berangkat dengan mobil cadangan yang disiapkan hanya dalam waktu semalam sebelum lomba, dengan kerja keras dan kekompakan team akhirnya masalah tersebut dapat teratasi. NG2 Titen berhasil meraih Juara 1 dalam kategori uji efisiensi.

“Kami mengikuti lomba dengan membawa mobil cadangan yang kami persiapkan semaksimal mungkin dalam waktu semalam. Kondisi mobil listrik ini hanya rem depan saja yang berfungsi, dan rem belakang mati. Tapi berkat kekompakan seluruh anggota team, tidak disangka mobil garapan NG2 Titen justru menyabet Juara 1 untuk kategori efisiensi.” Winagilcatur, mechanical team NG2 Titen, menambahkan.

Tak sampai disitu, juri juga memuji mobil listrik garapan team NG2 Titen dan team GX8 Titen seusai presentasi yang dilakukan team. Mobil listrik garapan NG2-Titen memiliki berat 136.5 kg, dan mobil listrik garapan Titen GX8 memiliki berat 147.5 kg.

“Setelah usai sesi presentasi, juri menyampaikan bahwa mobil listrik garapan kami ringan disbanding mobil listrik peserta lain. Meski ringan tapi tetap punya kontruksi yang aman dan kuat, serta penggunaan bahan dan sistem pengereman mobilnya juga baik. Begitu kata juri.” tutur Agung Cahyo, anggota team support Titen yang juga ikut berpartisipasi dalam ajang ini.

Team Titen berhasil mengalahkan 22 team peserta yang berasal dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia yaitu UGM, Politeknik Bandung, Politeknik Madura, STTNAS Jogjakarta, Unsri, Politeknik Sriwijaya, Univ. Pasundan, Universitas Udayana, Politeknik Negeri Semarang, ITS, Politeknik Jakarta, PENS, Universitas Telkom Bandung, Universitas Islam Indonesia, Univ. Negeri Makassar, Univ. Bangka Belintung, Univ. Mataram, dan Politeknik Harapan Bersama Tegal. Kemenangan ini membuat Titen semakin bersemangat untuk dapat mengembangkan dan menghasilkan karya inovasi, baik di kancah nasional maupun internasional kedepannya. (lid)

Leave us a Comment