Tips Sukses Memasuki Dunia Kerja Dan Di Tempat Kerja Baru

23316257_1734095523270412_935069127581700520_n

Jember, 8 November 2017

“Alhamdulillah akhirnya saya mendapatkan pekerjaan!” Tentu rasa senang dan bangga muncul setelah dinyatakan diterima di sebuah perusahaan yang diidamkan. Namun terkadang mendapatkan pekerjaan baru terkadang juga menimbulkan kecemasan tersendiri, terlebih bagi para fresh graduates yang baru pertama kali memasuki dunia kerja. Beberapa pertanyaan pun mulai muncul. Apakah saya mampu melakukan tugas dan tanggung jawab pekerjaan? Pertanyaan apakah atasan akan menyukai hasil kerja saya? Atau pertanyaan apakah saya dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja? Pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benak seperti itu adalah hal yang wajar. Perasaan cemas tersebut dialami oleh hampir semua orang saat memasuki dunia kerja.  Lalu, sebagai newbie, apa yang bisa dilakukan saat memasuki dunia kerja?

Berikut beberapa tip yang diberikan oleh Dr. Selfi Budi Helpiastuti, S.Sos, M.Si Dosen FISIP Universitas Jember sekaligus Praktisi/Instruktur Prashanti Training Centre Jember:

  1. Meninggalkan mental “Anak Kampus”

Dunia kerja sangatlah berbeda dengan masa kuliah dulu. Saat memasuki dunia kerja,  kita harus memiliki mental yang kuat karena kita akan dituntut untuk lebih mandiri dan memiliki daya juang yang tinggi dalam menghadapi kendala atau hambatan yang muncul. Sebagai karyawan, kita juga dituntut untuk bersikap dewasa dalam merespon masalah. Menunjukan rasa tanggung jawab, kredibilitas dan loyalitas terhadap pekerjaan menjadi bagian penting dalam pekerjaan.

  1. Berpenampilan profesional

Ada baiknya anda mulai mengurangi berpenampilan dengan busana celana jeans, kaos dan sepatu kets seperti yang sering anda kenakan saat masih duduk di bangku kuliah. Mulailah untuk mengenakan pakaian yang formal yang memberikan kesan profesional, terlebih lagi jika pekerjaan anda mengharuskan  untuk berelasi dengan klien. Baiknya anda gunakan sepatu pantofel, kemeja, celana panjang kain, rok, blazer atau jas sebagai pelengkap. Perhatikan juga kerapihan rambut. Bagi wanita gunakanlah make up dan perhiasan yang sewajarnya agar menambah penampilan profesional Anda. Namun jangan menimbulkan kesan berlebihan karena penampilan juga menjadi salah satu personal branding Anda.

  1. Memiliki attitude yang baik

Seringkali kita mengabaikan attitude karena berpikir bahwa saya bisa mendapatkan pekerjaan ini karena saya pintar dan mampu. Padahal perilaku merupakan cerminan kualitas pribadi seseorang sehingga menjadi hal yang penting dan patut dijaga, terutama bagi para generasi milenial yang melek teknologi seperti social media. Hindari menumpahkan kekesalan di social media ketika mengalami kesulitan atau hal tidak menyenangkan yang terjadi di tempat kerja. Jangan pula terlarut dengan handphone pada jam kerja. Misalnya memasang status baru atau memposting foto di social media dan lainnya. Bersikaplah sewajarnya, anda harus mampu membedakan kapan waktu bekerja dan kapan waktu untuk bersantai. Gunakanlah waktu istirahat untuk menjelajahi social media atau ketika pekerjaan sudah benar-benar selesai. Jangan lupa Attitude merupakan salah satu kriteria penilaian dari atasan anda loh!

  1. Perluas jaringan dan menjaga hubungan

Sebagai karyawan baru, tentu belum mengenal rekan kerja. Mulailah berkenalan dengan rekan kerja satu tim. Dari mereka lah, Anda bisa mendapatkan informasi terkait alur pekerjaan, suasana dan budaya kerja atau kendala yang sering dihadapi. Kemudian, lanjutkan berkenalan dengan karyawan lain di departemen yang terkait dengan pekerjaan Anda, misalnya pekerjaan Anda berhubungan dengan bagian Finance dan Marketing. Tentu Anda harus mengenal mereka karena Anda akan sering bekerja sama dengan mereka. Bersikaplah ramah, berikan senyum dan sapa mereka saat berjumpa. Anda juga dapat meluangkan waktu untuk sekadar mengobrol pada jam makan siang. Dengan menjalin relasi yang baik, Anda dapat lebih cepat beradaptasi serta merasa betah di lingkungan kerja Anda.

  1. Terus belajar

Dalam bekerja, seringkali kita menemui berbagai tantangan. Anda harus terus belajar menyelesaikan masalah yang Anda hadapi. Belajar lah untuk mengambil keputusan atau menentukan langkah yang tepat.  Ketika Anda melakukan kesalahan, lakukan evaluasi dan intropeksi diri agar tidak terjadi kesalahan yang sama di kemudian hari. Selain itu, Anda juga perlu memperluas wawasan serta pola pikir, karena tidak semua ilmu yang didapatkan saat kuliah dapat diaplikasikan ketika bekerja. Anda bisa bertanya dengan rekan kerja atau atasan Anda yang lebih berpengalaman atau memanfaatkan teknologi untuk mencari tahu ragam informasi, mislanya dengan googling. Jangan lupa untuk selalu mengupdate info terkait pekerjaan Anda agar kemampuan Anda semakin terasah. Karena itu mari belajar dan terus mengembangkan diri Anda…. Selamat Berkarya dan Sukses

Blog Attachment