Tingkatkan Minat Baca dan Tulis, FIB Universitas Jember Gelar Bulan Bahasa

BulanBahasa-1_UNEJ

Jember, 30 Oktober 2017

Minat membaca masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Hal itu diperkuat dengan hasil survei dari studi Most Littered Nation In the World 2016 yang dilakukan pada tahun 2016 lalu. Penelitian tersebut mengungkap bahwa minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Dari 61 negara, Indonesia menempati urutan ke-60 terkait dengan minat baca. Guna menggairahkan minat membaca dan menulis, Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember menggelar Bulan Bahasa 2017 yang mengambil tema “Indonesia Menulis” (30/10 – 1/11). Kegiatan Bulan Bahasa 2017 diisi dengan berbagai acara seperti workshop penulisan, Lomba Penulisan Film Pendek, serta  pagelaran seni dan budaya. Acara diikuti oleh sebanyak 500 peserta yang merupakan siswa/siswi SMA sederajat di lingkungan Besuki Raya.

BulanBahasa-1_UNEJ

Menurut Ali Badrudin, Ketua Panitia kegiatan, rendahnya minat membaca tersebut tentu berdampak pada kemampuan menulis masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda. Menulis dan membaca, merupakan sebuah keterampilan yang saling terkait yang seharusnya dimiliki oleh para generasi muda Indonesia. “Semakin tinggi minat membaca yang dimiliki seseorang, maka akan semakin tinggi tingkat kemampuan menulis orang tersebut. Namun, fakta yang terjadi di Indonesia, minat para generasi muda dalam menulis masih rendah. Bukan hanya siswa dan mahasiswa yang memiliki minat menulis yang rendah, namun para dosen dan tenaga pendidik yang seharusnya memiliki keterampilan menulis dan menghasilkan tulisan ilmiah  juga memiliki minat tulis yang rendah,” kata Ali Badrudin.

Minimnya minat membaca dan menulis para generasi penerus bangsa tersebut, secara tidak langsung menggugah FIB Universitas Jember untuk mengambil prakarsa. “Kebetulan setiap bulan Oktober ditetapkan sebagai bulan Bahasa dan Sastra, ini momen yang tepat untuk mendorong peningkatan minat membaca dan menulis di kalangan generasi muda bangsa Indonesia, khususnya di Jember,” papar Ali Badrudin. “Tentunya kami berharap dengan diadakannya acara ini akan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi peningkatan minat menulis para generasi muda di Indonesia, khususnya Jember. Sehingga apabila telah timbul iklim menulis yang kondusif pada para siswa di Jember, maka tentu nanti akan berdampak pula pada peningkatan  kualitas generasi muda sebuah bangsa,” imbuh dosen di Jurusan Sastra Indonesia FIB tersebut.

BulanBahasa-1_UNEJ

Sementara itu Rektor Universitas Jember, Moh. Hasan juga turut mengapresiasi langkah yang  diambil Fakultas Ilmu Budaya UNEJ kali ini. Dalam sambutannya, Moh. Hasan mengajak seluruh hadirin untuk dapat mencintai Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu sebab tidak banyak negara dengan latar belakang beragam seperti Indonesia yang berhasil menyepakati bahasa persatuan yang akan digunakan. Berbagai kegiatan Bulan Bahasa diantaranya adalah lomba menulis yang dilakukan on the spot setelah workshop penulisan, lomba penulisan film pendek, serta  pagelaran seni dan budaya. Sementara pemateri utama yang hadir saat workshop penulisan adalah Dr. Herawati, S.S., MA., dari Balai Bahasa Makassar, dan Drs. Yani Paryono, M.Pd., perwakilan Balai Bahasa Jawa Timur. Selain itu, sebanyak 32 film pendek telah terdaftar dalam lomba pembuatan film pendek. Nantinya pengumuman lomba menulis dan pembuatan film pendek akan diumumkan pada penutupan acara pada hari Rabu (1/11). (lid)

Blog Attachment