Tim Teknik Unej Raih Best Desain Nasional

Jember, 13 Desember 2013

Fakultas Teknik Universitas Jember (Unej) kembali menorehkan prestasi cemerlang dalam ajang kompetisi tingkat nasional. Setelah sebelumnya tim Titen GX-V tampil sebagai juara umum dalam kompetisi mobil listrik nasional, kini tim Aero Modeling mereka berhasil meraih juara. Tim yang bernama “Ngejawantah Abop 01” ini tampil sebagai juara kategori desain konstruksi terbaik dalam BCC (Brawijaya Copter Competition) yang digelar di Gor Pertamina Universitas Brawijaya, (3-5/12).

Melalui Pembantu Dekan III pihak Fakultas Teknik memberikan apresiasi yang sangat besar kepada tim “Ngejawantah Abop 01.” “Kami bersyukur sekali atas prestasi yang diraih. Kami dari fakultas sangat mendukung setiap ajang kompetisi nasional dukungan secara finansial serta moral kami berikan untuk menjadi semangat bagi tim agar bisa menorehkan prestasi gemilang,” tutur Sumardji, S.T., M.T.

Masih menurut Sumardji, S.T., M.T. pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana bagi mahasiswa juga menjadi bagian yang penting. Penghargaan kepada para mahasiswa yang berprestasi juga harus diberikan berupa pemberian beasiswa. “Dukungan berupa pemenuhan sarana dan prasarana juga kami berikan dasn bagi mereka kami prioritaskan untuk mendapatkan beasiswa sebagai wujud penghargaan bagi kerja keras mereka” imbuh Sumardji. Sumardji berharap prestasi yang diraih dapat dipertahankan dan selalu ditingkatkan sehingga kedepan semakin lebih baik.

BCC merupakan kompetisi tingkat nasional yang menjadi ajang bagi mahasiswa untuk memerkan hasil karya kreatifitasnya dalam bidang kedirgantaraan. Menggunakan bahan akrilik dan desain yang menarik quadcopter karya tim Teknik Mesin Unej berhasil memikat perhatian dewan juri. Penggunaan bahan akrilik dikarenakan bahan ini mudah di dapat dan warnanya transparan membuat copter terlihat lebih cantik. Selain itu proses manufakturnya juga lebih mudah ditemui. Tidak heran jika kemudian dewan juri memberikan peringkat desain terbaik kepada quadcopter karya Yuda Angga bersama 9 orang temannya.

Prestasi yang mereka raih merupakan buah manis dari persiapan yang telah mereka lakukan selama 3 bulan sebelumnya. “Tiga bulan sebelum kompetisi dimulai tim mempersiapkan semua, mulai dari desain, pemotongan, perakitan copter hingga latihan, sehingga ketika kompetisi dimulai tim sudah benar-benar siap,” tutur Angga selaku ketua tim. Saat ini mereka sedang sibuk melakukan pengembangan penelitian.  Ke depan karya tersebut diharapkan mampu diapliksikan untuk melakukan pengambilan foto/video melalui udara. (Mj)

Leave us a Comment