Tiga Mahasiswa Universitas Jember Ikuti Kuliah Kerja Nyata Kebangsaan di Kalimantan Barat

Jember, 6 Agustus 2014

Universitas Jember mengikutsertakan mahasiswanya dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Tahun ini KKN Kebangsaan diselenggarakan di Kalimantan Barat, dengan tuan rumahnya adalah Universitas Tanjungpura Pontianak. Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Jember, Drs. Sujito, PhD saat mendampingi mahasiswa Universitas Jember peserta KKN Kebangsaan 2014 untuk berpamitan kepada Rektor hari Selasa siang di Gedung Rektorat (5/8). “Tahun ini LPM Universitas Jember mengirimkan tiga mahasiswa guna mengikuti KKN Kebangsaan di Kalimantan Barat, mereka akan ditempatkan di Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sanggau,” ujar Drs. Sujito, PhD.

Ketiga mahasiswa Universitas Jember tersebut adalah Marwah Firdausul Akmal dari Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Agus Prayitno dari jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian dan M. Farid Syafi’i dari Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi. Ketiga mahasiswa angkatan 2011 ini akan berangkat Selasa malam menuju Pontianak guna bergabung dengan ratusan rekannya dari 34 perguruan tinggi negeri lainnya dari seluruh nusantara. “Marwah akan ditempatkan di Desa Seluas, Kabupaten Bengkayang, sementara kedua rekannya, Agus dan Farid di Desa Tanjung Merpati, Kabupaten Sanggau. Kedua lokasi ini berbatasan langsung dengan negara Malaysia,” jelas Ketua LPM Universitas Jember. Ketiga mahasiswa ini akan menjalani KKN Kebangsaan dari tanggal 6 Agustus sampai dengan 15 September 2014.

Kegiatan KKN Kebangsaan tahun ini adalah pelaksanaan kali kedua, setelah tahun 2013 lalu diselenggarakan di Sulawesi Selatan. Untuk KKN Kebangsaan kali ini mengambil tema “Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan untuk Menumbuhkan Semangat Persatuan dan Kesatuan dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Tujuan pelaksanaan KKN Kebangsaan adalah untuk meningkatkan jiwa nasionalisme serta agenda untuk belajar budaya dan melatih kepekaan sosial mahasiswa yang terlibat. “Lokasi KKN Kebangsaan sengaja ditempatkan di daerah perbatasan, agar mahasiswa tahu kondisi nyata di perbatasan, dapat mengetahui masalah yang ada sekaligus mencari solusinya. Selain tentu saja menggelorakan semangat nasionalisme,” tambah Drs. Sujito, PhD yang juga dosen di Jurusan Fisika FMIPA ini.

Sementara itu dalam pertemuan dengan Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD berpesan agar para duta Kampus Tegalboto mampu menjaga nama baik almamater dengan betul-betul berupaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat setempat. “Aplikasikan semampu kalian apa-apa yang telah didapat dari kampus tentunya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat disana,” pesannya.

Selain itu Rektor juga berpesan para duta kampus ini untuk selalu menjaga sikap baik dengan masyarakat dan sesama peserta KKN Kebangsaan yang berasal dari kampus lain. Rektor berharap agar mereka mampu bekerja dengan baik. “Utamakan kerja tim karena disana kalian tidak hanya bekerja sendirian,” imbuhnya. (Iim,Mj)

Leave us a Comment