Softskill Berperan Besar Dalam Kesuksesan

Jember, 28 Oktober 2016

Bekal softskill diperlukan oleh mahasiswa guna memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan. Pesan ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Jember, Dr. Ardianto, M.Si ketika membuka kegiatan Pelatihan Soft Skills Peningkatan Mutu Lulusan (27/10). Dalam pembukaannya,  dekan yang baru saja dilantik ini menambahkan 80 persen penentu kesuksesan adalah bersumber dari kemampuan softskill sementara sisanya yang 20 persen adalah kemampuan akademik.

“Namun ini bukan berarti mahasiswa lantas menganggap kemampuan akademik menjadi tidak penting, asalkan softskill-nya bagus, tetapi yang benar adalah antara kemampuan akademik dan softskill haruslah seimbang. Jika ini dapat diwujudkan tentu menjadi lebih baik,” ujarnya mengingatkan para peserta pelatihan. Ardianto mengatakan, kegitan pelatihan ataupun seminar yang berhubungan dengan peningkatan softskill menjadi hal penting untuk diberikan kepada para mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa yang akan lulus. Menurutnya, dalam persaingan pasar kerja softskill menjadi penentu yang besar atas diterima atau tidaknya seorang lulusan dalam sebuah perusahaan.

“Tentunya perusahaan tidak hanya melihat berapa besaran IPK yang Anda raih namun kalian juga akan ditanya kemampuan apa yang anda miliki yang membuat perusahaan yakin untuk menerima anda,” ujar Ardianto dihadapan 40 orang mahasiswa yang rata-rata duduk di semester lima ini. Sementara itu, ketua panitia kegitan Baiq Lily Handayani mengatakan, seluruh peserta yang hadir akan mendapatkan empat materi, materi kepemimpinan, team work, kedisiplinan, dan human relation yang akan diberikan selama dua hari (27-28/10).

“Peningkatan mutu lulusan menjadi isu penting dalam semua program studi, hal ini karena persaingan dalam era MEA akan semakin ketat, kerena kita tidak hanya bersaing dengan masyarakat lokal namun juga masyarakat internasional,” ujarnya. Menurut Lily, materi kepemimpinan dan team work menjadi bekal penting bagi para mahasiswa kelak disaat mengelola sumber daya manusia dalam dunia kerja. “Siapa tahu nantinya diantara kalian ada yang menjadi pemimpin, jadi kalian sudah memiliki kemampuan dalam memimpin ataupun bekerja bersama tim yang menjadi tanggung jawab kalian,”ujarnya memberikan semangat kepada seluruh mahasiswa yang hadir. (mun)

Leave us a Comment