Serunya Nyangrai Kopi Bersama Tester Kelas Dunia

Jember, 7 November 2013

Dalam rangka lebih menyemarakkan Festival Tegalboto dan turut memajukan kopi, Universitas Jember (Unej) gelar Workshop Proses Pengolahan, Penyangraian dan Penyeduhan Kopi Ala Master, Rabu, (6/11). Acara ini diselenggarakan dalam rangka untuk memberikan edukasi cara mengolah kopi kepada para pengusaha dan pecinta kopi mulai dari proses penyangraian hingga penyeduhan.

Dalam sambutannya Rektor Unej Drs. Moh. Hasan, M.Sc.,Ph.D berharap Unej mampu menjadi pusat penelitian tentang kopi. “Kami berharap Unej bisa menjadi pusat pengembangan kopi. Sehingga nanti kedepan jika orang membicarakan masalah kopi yang muncul adalah kota Jember khususnya Unej” ungkapnya. Untuk mewujudkan hal itu diperlukan peran serta semua masyarakat. “Peran serta masyarakat baik pemerintah maupu swasta terutama para pecinta dan penikmat kopi juga diperlukan untuk mewujudkan hal itu” imbuh Rektor.

Acara kemudian dilanjutkan dengan lomba sangrai kopi. Tidak kurang dari 50 peserta mendaftar  lomba sangrai dengan peralatan tradisional tersebut. Sebelum lomba dimulai para peserta mendapatkan bimbingan dan pengarahan dari Ir. Setiawan Subekti. Dia adalah seorang master kopi dari banyuwangi dan salah satu dari lima tester kopi kelas dunia yang dimiliki Indonesia. Setiawan juga sering kali menjadi juri dalam kontes kopi di berbagai negara. Dalam pengarahannya dia menyampaikan “Menyangrai kopi tidak perlu sampai hitam, kalau hitam bukan kopi yang dinikamti melainkan karbon kopi” ungkapnya.

Sebagai salah satu perguruan tinggi yang berada di lingkungan kota penghasil kopi, Universitas Jember berkomitmen untuk turut melakukan pengembangan riset kopi.  Pengembangan penelitian terkait kopi dimaksudkan agar petani dapat menghasilkan kopi yang lebih baik. Langkah awal yang telah dilakukan oleh Universitas Jember dalam dengan melakukan riset dan pendampingan petani kopi di desa Sidomulyo. Usaha ini pun telah diakui nasional dengan diberikannya penghargaan MDGs Award pada tahun 2012.  Tidak cukup dengan itu, Universitas Jember juga membantu masyarakat  dengan menyediakan beasiswa bagi anak petani kopi. (MJ)

Leave us a Comment