Sena : FKep UNEJ Pencetak Ners Profesional Berwawasan Global

DSC_0461

Senin, 12 Maret 2018

Sena Wahyu Purwanza perawat (Ners) lulusan Fakultas Keperawatan (Fkep) Universitas Jember mengaku memiliki kesan mendalam saat mengenang segala proses yang dia lalui dalam pendidikan profesi Ners di Fkep Universitas Jember. Perjuangan keras yang dia lalui bersama teman-temannya yang lain telah menjadikan dirinya siap untuk menghadapi segala tantangan dalam dunia kerja.

“Dalam pendidikan profesi kami benar-benar dibimbing dan di didik untuk disiplin dalam bekerja dan memberikan asuhan keperawatan kepada para pasien secara profesional. Karena dalam memberikan asuhan keperawatan tidak cukup hanya dengan mengobati saja. Namun bagaimana menciptakan kesan kenyamanan pada pasien itu juga penting,” ujar Sena saat sesi wawancara selepas acara Pelantikan Ners Fakultas Keperawatan Universitas Jember Periode 1 tahun 2018 yang berlangsung di gedung KAUJE Universitas Jember, (7/3).

Menurut Sena, Fakultas Keperawatan Universitas Jember ini merupakan role model dalam mencetak para ners profesional yang memiliki wawasan global. Karena dalam proses pendidikan para calon ners benar-benar diajarkan tentang pola asuhan keperawatan yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien.

“Kami diajarkan bagaimana merawat pasien sebagaimana merawat keluarga sendiri. Karena merawat orang sakit itu tidak cukup denga mengobati. Namun penting juga untukmembina kedekatan dengan pasien agar dia memiliki semangat untuk sembuh,” ujar Sena.

Sementara itu Ns. Lantin Sulistyorini, S.Kep.M.Kes, Dekan FKep Universitas Jember mengatakan, IPK ners lulusan FKep UNEJ rata-rata 3.84. oleh karena itu menurutnya untuk bidang penguasaan materi dan praktek tidak perlu diragukan lagi.

“Sering kali saya mendapat komentar positif terkait anak-anak kami yang sedang mengikuti proram pendidikan profesi di Rumah Sakit mitra kami. Hal itu tentunya menambah rasa percaya diri kami untuk turut berkontribusi dalam menciptakan para tenaga kerja kesehatan yang profesional,” ujar lantin.

Lantin berharap sejak ditetapkan sebagai fakultas komitmen para tenaga pendidik dan kependidikan untuk mencetak para ners yang profesional dibidangnya semakin mengakar kuat.

“Alhamdulillah akhir Desember 2017 lalu pengajuan kami untuk menjadi fakultas diterima. Oleh karena itu sekarang bukan lagi program studi setara fakultas namun sudah resmi menjadi Fakultas Keperawatan. Tentunya dengan peningkatan status ini harus diiringi dengan peningkatan semangat kerja ,” pungkas Lantin.