Santri SMA Internasional Islam Al-Izzah, Berminat Kuliah Di Kampus Tegalboto

Jember, 30 September 2016

Sebanyak 84 santriwati yang juga siswi SMA Al Izzah International Islamic Boarding School, Batu, Malang, mengunjungi Universitas Jember (29/9). Menurut Kepala Sekolah SMA Al Izzah, Noor Hariyanto, kunjungan kali pertama ke Kampus Tegalboto ini dalam rangka memperkenalkan siswi SMA Al Izzah akan Universitas Jember, termasuk bagaimana proses penerimaan mahasiswa barunya. “Kami banyak menerima pertanyaan dari siswi mengenai Universitas Jember, jadi akhirnya kami putuskan untuk mengunjungi Kampus Tegalboto agar siswi mendapatkan informasi yang lebih lengkap,” jelas Noor Hariyanto.

 Noor Hariyanto kemudian menambahkan, Universitas Jember menjadi salah satu perguruan tinggi yang diminati siswi Al Izzah, apalagi beberapa alumnus sekolah khusus putri ini sudah ada yang kuliah di Universitas Jember. “Banyak siswi kami yang berminat kuliah di Universitas Jember, khususnya di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi, juga di Jurusan Hubungan Internasional,” tambah kepala sekolah yang mewajibkan siswinya hafal Al Qur’an sebanyak 15 juz ini. Selain memiliki siswi dari dalam negeri, siswi Al Izzah juga berasal dari luar negeri seperti Malaysia.

Ketertarikan kuliah di Kampus Tegalboto disampaikan salah seorang  siswi Al Izzah, Hana. Siswi asal kota Surabaya ini berminat kuliah di Fakultas Teknik dan Program Studi Sistem Informasi Universitas Jember. Menurut Hana, minat kuliah di Universitas Jember muncul setelah mendengar cerita dari kawan dan seniornya. “Saya juga disarankan oleh Ibu untuk kuliah di Universitas Jember saja,” kata Hana yang orang tuanya berprofesi sebagai dosen.

Sementara itu dalam sambutannya, Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember, mengapresiasi kunjungan siswi SMA Al Izzah. Pasalnya kegiatan seperti ini dapat membuka cakrawala para siswi akan dunia perguruan tinggi. “Selama ini masih ada siswa dan siswi SMA sederajat yang masih minim pengetahuan dan informasinya mengenai dunia perguruan tinggi, sehingga kebingungan saat  nanti memilih perguruan tinggi selepas lulus,” ujar Agung. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan keliling kampus Tegalboto. (lid).

Leave us a Comment