Rektor Universitas Jember Lantik Pengurus BEM dan BPM Periode 2016-2017

xPelantikanBEM-BPM_unej-620×279

Jember, 28 Desember 2016

PelantikanBEM-BPM_unej_2Setelah vakum dalam waktu yang cukup lama, akhirnya Universitas Jember memiliki kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM). Maka tidak berlebihan jika dalam sambutannya, Rektor menyebut bahwa pelantikan pengurus BEM dan BPM Universitas Jember hari ini (28/12) adalah hari yang penting bagi kehidupan organisasi kemahasiswaan di Kampus Tegalboto. “Buatlah sejarah yang baik, letakkan fondasi yang kokoh bagi keberlanjutan organisasi BEM dan BPM di Universitas Jember di masa depan, agar kalian selalu dikenang sebagai perintis kebangkitan BEM dan BPM di Kampus Tegalboto,” pesan Moh. Hasan kepada seluruh pengurus BEM dan BPM yang hadir di aula lantai tiga gedung rektorat pagi itu.

Kepengurusan BEM dan BPM Universitas Jember periode 2016-2017 disambut positif banyak pihak, karena diharapkan dapat menjalankan fungsi sebagai representasi mahasiswa, serta jembatan dengan pihak rektorat. “Proses pembentukan BEM dan BPM ini sudah diinisiasi semenjak 2013 lalu dengan keberadaan forum organisasi mahasiswa sebagai wadah awal, alhamdulillah akhirnya dapat terwujud tahun ini,” kata Moh. Hasan lagi. Rektor lantas berharap BEM dan BPM dapat menjadi wadah pengembangan diri bagi mahasiswa dengan berpegang pada prinsip dari, oleh, dan untuk mahasiswa. “Semoga pengurus BEM dan BPM mampu menjadi fasilitator bagi tiga puluh ribu mahasiswa Universitas Jember,” tambah rektor di hadapan hadirin yang terdiri dari para pejabat yang membidangi bidang kemahasiswaan, dan perwakilan unit kegiatan mahasiswa di lingkungan Universitas Jember.

Sementara itu ditemui seusai acara pelantikan, Ade Prasetyo, ketua BPM Universitas Jember menjelaskan bahwa salah satu program BPM yang akan diwujudkan dalam waktu dekat adalah pembuatan undang-undang mengenai Ikatan Keluarga Mahasiswa Universitas Jember. “Mengingat periode kepengurusan kami hanya hingga Maret 2017, maka program yang juga mendesak dikerjakan adalah penetapan tata tertib dan aturan mengenai Pemilihan Raya yang bakal memilih pengurus BEM dan BPM periode selanjutnya,” tutur mahasiswa Fakultas Teknik ini.

Apa yang disampaikan oleh Ketua BPM, didukung oleh Ketua BEM terpilih, Nadia Kurniasih. Menurut mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi ini, dirinya bersama jajaran BEM lainnya akan fokus memberikan sosialisasi keberadaan BEM dan BPM Universitas Jember beserta tugas dan fungsinya ke seluruh fakultas, termasuk ikut serta dalam Persatuan BEM Seluruh Indonesia. “Selain menyukseskan Pemilihan Raya, BEM Universitas Jember ingin menggelar Sekolah Kebangsaan sebagai upaya mengasah kepekaan mahasiswa akan berbagai permasalahan bangsa ini. Oleh karena itu kami mohon dukungan semua pihak agar mampu membawa amanah ini,” pungkas Nadia. (iim/dian)

Leave us a Comment