Rektor Universitas Jember Berikan Motivasi Kepada Perwakilan Anak-Anak Yatim Se Jawa Timur

yatim_mandiri_unej-620×279

Jember, 27 Desember 2016

Sebanyak 80 orang anak yatim dari delapan kota di Jawa Timur, binaan Yayasan Yatim Mandiri berkunjung ke Universitas Jember (27/12). Kedatangan mereka dalam rangka mengikuti kegiatan pengembangan karakter  yang mengusung tema “Melatih Kepemimpinan dan Kemandirian Yatim. Super Camp 2016”.  Selain diperkenalkan dengan dunia pendidikan tinggi, dan suasana kampus Tegalboto, para peserta juga mendapatkan pembekalan langsung dari Rektor Universitas Jember. “Kalian semua tidak boleh patah semangat, sebab sebuah kesuksesan tidak akan pernah diraih tanpa adanya perjuangan. Jika kita betul-betul berusaha keras, insyaallah kita akan meraih apa yang kita cita-citakan,” ujar Moh. Hasan menyemangati anak-anak yatim.

Para peserta yang sebagian besar baru kali pertama menginjakkan kaki di Kampus Tegalboto sangat antusias mengikuti kegiatan. Terbukti dari banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan saat sesi diskusi dibuka. Selain bertanya mengenai cara diterima di Universitas Jember, banyak pula yang bertanya kepada Rektor bagaimana agar bisa sukses. Moh. Hasan pun lantas bercerita, bahwa dirinya merupakan anak dari keluarga dengan kemampuan ekonomi yang sangat pas-pasan. Namun walaupun kondisi ekonomi keluarga saat itu tergolong lemah, semangat untuk belajar tetap membara sehingga menjadi siswa yang berprestasi disekolah.

“Sejak sekolah saya suka dengan pelajaran matematika, bahkan sering kali disaat guru menjelaskan bab 5 saya sudah menguasai hingga bab 8. Kuncinya mau belajar, hingga akhirnya saya bisa meneruskan pendidikan hingga doktor di luar negeri dan mendapatkan amanah menjadi rektor,” imbuhnya di hadapan peserta yang memenuhi aula lantai tiga gedung rektorat. Moch. Hasan lantas mengajak kepada semua anak yatim agar mampu survive walaupun dengan kondisi penuh keterbatasan. “Ada jutaan orang sukses, yang dulu di masa mudanya penuh dengan keterbatasan. Mereka berjuang dan bertahan sekuat tenaga hingga akhirnya bisa mendapatkan apa yang telah mereka cita-citakan,” kata Moh. Hasan memberikan semangat.

Dalam kapasitasnya sebagai rektor, Moh. Hasan menegaskan komitmen Universitas Jember untuk turut serta membantu pengembangan anak yatim melalui jalur pendidikan, termasuk menjalin kerjasama dengan Yayasan Yatim Mandiri.  “Universitas Jember ingin menciptakan generasi mandiri melalui proses belajar mengajar di tingkat pendidikan tinggi. Saya tidak ingin ada calon mahasiswa tidak bisa kuliah hanya karena persoalan ekonomi, karena semua pasti ada jalan keluarnya. Untuk ananda semua, gantungkan cita-citamu setinggi mungkin, karena harapan dan cita-cita adalah bagian terpenting dalam perjuangan  meraih kesuksesan. Namun yang jauh lebih penting adalah semangat juang pribadi kalian semua. Kalian harus memiliki jiwa yang pantang menyerah dan pantang mundur,” tutur rektor asli  Malang ini.

Sementara itu menurut Khotib, ketua Yayasan Yatim Mandiri cabang Jember, acara Super Camp rutin diadakan oleh Yayasan Yatim Mandiri sebagai upaya memberikan dorongan untuk anak-anak yatim agar termotivasi untuk meraih sukses. “Kami ingin mengikis kesan bahwa anak yatim itu selalu dalam posisi yang lemah, dhuafa dan menggantungkan diri kepada orang lain. Kami ingin mereka juga sukses melalui pendidikan tinggi,” tambahnya. Setelah mengikuti sesi motivasi, para peserta melanjutkan kunjungan ke Fakultas Ilmu Budaya untuk melihat dari dekat studio Program Studi Televisi dan Film, serta laboratorium CDAST Universitas Jember. (mun)

Leave us a Comment