PSPA Fakultas Farmasi Universitas Jember Cetak 269 Apoteker Handal

DSC_0493

Jember, 5 Oktober 2017

Novita Fahrianti Putri mengaku bangga menjadi bagian dari Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi Universitas Jember. Novita, yang merupakan Sarjana Farmasi lulusan Universitas Brawijaya tahun 2014 bersama 63 Sarjana Farmasi lainnya dilantik dan disumpah dalam acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Apoteker angkatan V di Gedung Soetardjo Universitas Jember (5/10).

“Tentunya saya dan dua orang teman saya yang sama-sama dari UB daftar di pendidikan profesi apoteker UNEJ bukan tanpa alasan. Kualitas dan jejak rekam apoteker lulusan dari PSPA UNEJ menjadi alasan kami untuk menempuh pendidikan profesi di sini,” ujar Novita seusai acara pelantikan dan pengambilan sumpah.

Novita mengaku, selama menjalani proses pendidikan banyak sekali kesan yang tidak bisa dia lupakan. Hari-harinya selama menempuh pendidikan profesi apoteker di PSPA Fakultas Farmasi Universitas Jember tidak pernah lepas dari tumpukan tugas.

“Kami sampai punya istilah kerja rodi karena setiap hari ada saja yang harus kami selesaikan bersama teman-teman yang lain. Namun proses itulah yang membuat kami menjadi opoteker yang handal dan siap terjun dalam dunia kerja dengan tingkat persaingan yang semakin ketat,” imbuh gadis asal Bangkalan ini.

Novita menjelaskan, tenaga dosen yang memberikan materi tidak hanya berjalan satu arah saja. Namun menurutnya, sering kali dosen yang sedang mengajar melempar sebuah diskusi yang membuat perkuliahan semakin menyenangkan.

“Selain sarana dan prasarana yang sudah bagus proses pembekalan materi juga detail dan jelas. Sehingga kami merasa tidak ada materi yang terlewatkan dan ini semakin membuat kami percaya diri untuk terjun dalam dunia apoteker yang sesungguhnya,” pungkas Novita

Sementara itu Dekan Fakultas Farmasi Universitas Jember Lestyo Wulandari mengatakan, sejak awal berdirinya PSPA Fakultas Farmasi tahun 2014 lalu dirinya berkomitmen untuk melahirkan para opoteker yang handal. Sejak awal berdiri hingga kini PSPA Fakultas Farmasi telah melahirkan 269 apoteker.

“Alhamdulillah kini akreditasi kami adalah B. kami tetap dan akan terus berkomitmen untuk melahirkan para apoteker dengan bidang kompetensi agrofarmasi. Sampat saat ini kami tetap mengembangkan farmasi yang dekat dengan masyarakat sekitar UNEJ yaitu pertanian dan perkebunan,” ujar Letsyo.

Lebih jauh Letsyo menjelaskan, kedepan dunia farmasi akan semakin beragam. Kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat herbal semakin meningkan.

“Sehingga kami harus bisa menyiapkan tenaga-tenaga terampil dibidang kefarmasian yang siap jika diminta untuk membuat industri obat herbal atau jamu. Alhamdulillah hari ini kami juga melantik alumni dari Universitas Brawijaya, Unmuh Malang, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri” pungkasnya.