PSIK Gelar Kuliah Pakar dan Seminar Internasional

Jember, 28 November 2015

Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Univesitas menggelar seminar tingkat  Internasional untuk yang kedua kalinya. Pada seminar yang digelar di Hotel Aston (14/11) ini mengusung tema “Nursing Role for Sustainable Development Goals Achievement Based On Community Empowerment.”

“Banyak hal yang dibahas dalam seminar ini diantaranya persoalan penyakit menular dan penangananannya, kesehatan jiwa, dan persoalan kebijakan bidang kesehatan serta penyakit HIV yang sampai saat ini belum ada obatnya,” demikian yang disampaikan oleh ketua Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Universitas Jember Ns.Lantin Sulistyorini.S.Kep.M.Kes.

Ns.Lantin  mengatakan pada seminar kali ini berbeda dengan seminar sebelumnya karena pada hari kedua kemudian dilanjutkan dengan kuliah pakar yang menghadirkan pembicara Prof. Ko-Nai Ying, Ph. D, National Cheng Kung University, Taiwan. Prof. Ko-Nai Ying, Ph. D mengaku dirinya sangat tertarik untuk membahas permasalahan HIV/AIDS.

“Beliau mengaku  sangat berkesan kepada PSIK sehingga mau mengadakan kuliah pakar / Guest Lectur  dengan tema HIV/AIDS Management in Clinical and Community Setting yang ditempatkan di ruang kuliah lantai 3 gedung Surachman dan di ikuti oleh mahasiswa dan dosen PSIK Universitas Jember,” papar Ns. Lantin.

Dalam pemaparan materinya Prof. Ko-Nai Ying menyampaikan, berdasarkan data angka kelahiran dari hasil proyeksi HIV yang dibuat KPAN, diperkirakan pada waktu mendatang akan terdapat peningkatan prevalensi HIV. Menurutnya, pada populasi usia 15-49 tahun dari 0,22% pada tahun 2008 menjadi 0,37% di tahun 2014; serta peningkatan jumlah infeksi baru HIV pada perempuan, sehingga akan berdampak meningkatnya jumlah infeksi HIV pada anak.

“Menurut estimasi Depkes, pada tahun 2009 terdapat 3.045 kasus baru HIV pada anak dengan kasus kumulatif 7.546; sedangkan pada tahun 2014 diperkirakan terdapat 5.775 kasus baru dengan 34.287 kasus kumulatif anak HIV di seluruh Indonesia,” paparnya.

Menurutnya, harus ada upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dari itu pelayanan antenatal di fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta dan praktik perorangan/kelompok perlu dilaksanakan secara komprehensif dan terpadu, mencakup upaya promotif, preventif, sekaligus kuratif dan rehabilitatif, yang meliputi pelayanan KIA, gizi, pengendalian penyakit menular (HIV/AIDS, TB, malaria, penyakit menular seksual).

Rupanya materi yang disampaikan oleh Prof. Ko-Nai Ying cukup mendapatkan beragam tanggapan dari para peserta. Banyak peserta yang umpan balik dengan mengajukan beragam pertanyaan yang cukup terkait dengan materi yang disampaikan terkait HIV/AIDS yang berkaitan dengan mahasiswa. Acara kemudian dilanjutkan dengan test wawancara 8 orang bagi Alumni dan peserta yang mau mengikuti program Pasca sarjana ilmu keperawatan di Universitas Taiwan. (satar/mun).

Leave us a Comment