PSIK & FKG Gelar Sumpah Profesi

DSC_9303

Jember, 26 September 2017

Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember kembali menggelar upacara pelantikan ners yang ke-18. Pada upacara plantikan Ners Periode II Tahun 2017 ini diikuti oleh 66 orang ners baru dengan IPK rata-rata 3.97.

“Pelantikan pada hari ini sungguh sangat istimewa karena ini adalah rekor selama PSIK berdiri. Biasanya jumlah ners yang dilantik kisaran angka 30 orang namun ini naik langsung pada angka 66 orang ners baru kita lantik hari ini,” ujar Muh. Hasan Rektor Universitas Jember saat membuka acara pelantikan di gedung Soetardjo Universitas Jember, (26/9).

Rektor mengaku bangga kepada para ners yang dilantik. Pasalnya, dari 66 orang ners 40 orang diantaranya mampu meraih IPK maksimal 4.00. Menurutnya, hal ini menunjukan kinerja yang dilakukan oleh PSIK benar-benar mampu menghasilkan lulusan yang siap untuk terjun dalam dunia kerja.

“Alhamdulillah ini adalah bukti bahwa PSIK mampu melahirkan para ners yang patut diperhitungkan. Hari ini kami dengan bangga menyerahkan kembali para ners baru kepada orang tua masing-masing untuk berkiprah dalam masyarakat,” imbuh rector.

Rektor berpesan kepada para ners yang baru dilantik untuk terus mengembangkan keilmuan bidang keperawatan. Rektor berharap agar para ners mulai menata diri dan menyiapkan diri agar bisa menata hidup mandiri dengan pradigma yang harus berubah.

“Kalian sudah bukan mahasiswa lagi sekarang saatnya berkarya sesuai dengan kompetensi yang dimiliki saudara kali ini yaitu bidang keperawatan. Jangan lupa untuk selalu berbakti pada kedua orang tua sukur-sukur gaji pertama nanti diberikan pada orang tua,” imbuh rector.

Pada hari yang sama Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember juga menggelar upacara pengambilan sumpah dan pelantikan Dokter Gigi ke-84 di gedung PKM UNEJ. Pada upacara yang juga dibuka langsung oleh rektor itu diikuti oleh 19 orang Dokter Gigi baru. dr.R.Rahardyan P.M.Kes. Sp.Pros Dekan Fakultas Kedokteran Gigi mengatakan, dokter gigi lulusan dari dari Universitas Jember memiliki kompetensi yang unik.

“Sesuai dengan lingkungan sekitar Universitas Jember lulusan kami memiliki kompetensi bidang Agromedis yaitu bidang perawatan gigi yang berbasis pada kondisi masyarakat pertanian dan perkebunan dengan orientasi pada tanaman herbal sebagai pengobatan. Selain itu lulusan kami juga lebih pada tindakan preventif untuk pencegahan penyakit pada rongga mulut,” ujar Rahardyan usai acara pengambilan sumpah. (mun,del)