PSIK Bentuk Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) Tingkat Kecamatan

Jember, 20 Oktober 2016

Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember bentuk Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) di Kecamatan Tempurejo, Jember (14-15/10). Kegiatan ini terselenggara melalui optimalisasi posdaya-posdaya KKN Lembaga Pengabdian bagi Masyarakat Universitas Jember bekerjasama dengan Puskesmas Tempurejo.

Dalam kegiatan ini ada 20 orang warga yang dilatih selama dua hari untuk menjadi kader kesehatan jiwa (KKJ) di tingkat Kecamatan Tempurejo. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) 2016  yang diperingati setiap tanggal 10 oktober.

“Saya merasa sangat senang sekali karena beberapa kali PSIK Universitas Jember  mengadakan pelatihan terhadap masyarakat di kecamatan Tempurejo khususnya masyarakat Desa Curah Takir dan pada pelatihan kali ini ada 20 orang warga dilatih untuk dengan rincian 11 orang laki-laki dan 9 orang perempuan dari remaja hingga usia lanjut usia,” ujar dr. Laila Rahmadhani S. Kepala Puskesmas.

Laila mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat sekali dalam upaya memfasilitasi program peningkatan pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian penanganan masalah kesehatan jiwa yang ada di tingkat kecamatan dan desa. Menurutnya, dalam pelatihan para kader dibekali dengan pengetahuan mengenai masalah-masalah kesehatan jiwa di masyarakat dan penangananya serta rujukan akses pelayanan kesehatan.

“KKJ juga dilatih menjalankan perannya dalam mendeteksi dini masalah kesehatan jiwa, menggerakkan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuannya tentang masalah kesehatan jiwa, home visit, hingga memberikan rujukan,” ujar Laila.

Sementara itu Imam Safi’I (48) salah satu peserta KKJ menyampaikan, dirinya bersama anggota yang lain merasa senang dan terkesan telah dipilih untuk menjadi relawan dalam kesehatan jiwa yang ada di desanya.

“Selama 2 hari saya dan teman-teman ikut pelatihan kami yakin hal ini akan memberikan manfaat yang besar, paling tidak bermanfaat untuk diri kami sendiri dan keluarga serta kami berharap mampu menerapkan hasil pelatihan tersebut ujarnya,” papar Safi’i.

Rangkaian kegiatan pelatihan Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) akan dilanjutkan dengan evaluasi peran KKJ dalam melakukan deteksi dini masalah kesehatan di wilayah RT-nya masing-masing kader. Evaluasi juga akan dilakukan terkait tugas para kader dalam menggerakkan masyarakat di sekitarnya untuk mengikuti penyuluhan masalah kesehatan jiwa yang diberikan oleh tenaga kesehatan setempat maupun tim dari PSIK dan LPM Universitas Jember. Str/moen

Leave us a Comment