Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember Terbaik se-Regional Timur, Nomor Dua Di Tingkat Nasional

PSIK2

Jember, 19 Oktober 2016

Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Universitas Jember mencetak prestasi membanggakan. Nilai Uji Kompetensi Ners lulusannya menjadi yang terbaik se-Regional Timur, yang meliputi 57 perguruan tinggi penyelenggara pendidikan ners di wilayah Indonesia bagian Timur. Nilai rata-rata yang diraih adalah 64,31. Bahkan Aulia Merdekawati Nurhakim, salah seorang ners lulusan PSIK, menjadi peserta Uji Kompetensi Ners terbaik, dengan nilai 73,3. Penyerahan sertifikat peraih nilai Uji Kompetensi Ners terbaik se-Regional Timur dilaksanakan dalam Rapat Tahunan Anggota Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) ke-15 tahun 2016 di kota Belitung (13-15/10).

“Alhamdulillah, prestasi ini menunjukkan bahwa proses belajar mengajar di PSIK telah berjalan baik, dan sesuai dengan kurikulum keperawatan nasional yang ada,” kata Ketua PSIK Universitas Jember, Ners. Lantin Sulistyoningsih, S.Kep., M.Kes., saat ditemui di ruang kerjanya (19/10). Lantin lantas menjelaskan bahwa setiap mahasiswa Ilmu Keperawatan yang mengikuti program profesi wajib mengikuti Uji Kompetensi Ners sebelum diperbolehkan praktik keperawatan. Uji Kompetensi Ners bertujuan agar mutu para perawat terjamin dan terstandar secara nasional. Dalam prakteknya, Uji Kompetensi Ners dikoordinasikan oleh AIPNI, dan dilakukan serentak secara nasional.

Pencapaian prestasi sebagai peraih nilai Uji Komptensi Ners terbaik se-Regional Timur, membuat PSIK Universitas Jember mendapat tempat di antara perguruan tinggi penyelenggara pendidikan ners di Indonesia. Dalam pertemuan AIPNI ke-15 di Belitung, PSIK Universitas Jember juga dikukuhkan sebagai peraih nilai Uji Kompetensi Ners peringkat kedua secara nasional, di bawah Universitas Padjadjaran. “Walau kami berusia relatif muda, tapi kami yakin lulusan PSIK Universitas Jember mampu bersaing dengan lulusan lainnya,” kata Lantin yang menerima langsung sertifikat peraih nilai Uji Kompetensi Ners terbaik dari ketua AIPNI Pusat, Dr. Muhammad Hadi, M.Kep.

Lantin juga menjelaskan, jika pertemuan AIPNI di Belitung juga menjadi wahana membahas implementasi kurikulum keperawatan 2016 yang akan diberlakukan mulai tahun 2017. Pembahasan ini menjadi penting mengingat kurikulum baru tersebut dirancang sesuai dengan kebutuhan asuhan keperawatan di rumah sakit. Saat ini Program Pendidikan Ners PSIK Universitas Jember telah meluluskan 485 perawat yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Sementara jumlah mahasiswa yang tengah menuntut ilmu berjumlah 1044 orang. “Prestasi ini membuat kami lebih terpacu untuk menghasilkan ners yang profesional, tentunya dengan dukungan dan kerjasama semua sivitas akademika PSIK Universitas Jember,” pungkas Lantin. (iim/mun/satar)

2 Comments

  • Ona djafar
    Reply

    Saya mau tnya apakah profesi ners menerima pendaftar dari luar universitas…???

    • adelina firdaus
      Reply

      Sampe sekarang belum ada

Leave us a Comment