Pertama Datang Terkesan Seram, Setelah Dijalani Malah Enggan Pulang

Jember, 23 Agustus 2016

Secaba1Selain mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) di kampus Tegalboto, seluruh mahasiswa baru Universitas Jember angkatan 2016 wajib mengikuti kegiatan pembentukan karakter (character building), di Sekolah Calon Bintara (Secaba) Resimen Induk Kodam V Brawijaya. Dari tanggal 20 hingga 27 Agustus 2016, setiap harinya tidak kurang seribuan mahasiswa melewatkan satu hari satu malam di kawah chandradimuka bagi para calon bintara Angkatan Darat itu.

“Awalnya saya mendengar banyak hal yang seram mengenai kegiatan ini, yang nanti makan dibatasi, dibangunkan di tengah malam, ada hukuman fisik, dan informasi yang pokoknya bikin hati ciut,” cerita Maghfirah Arif, mahasiswi Fakultas Kedokteran. Tapi apa yang didengar lain dengan kenyataan di lapangan. Kegiatan yang sering disangka bernuansa militerisme ini ternyata berjalan dengan kegembiraan. Para mahasiswa baru kampus Tegalboto larut dalam kegiatan outbond yang dirancang oleh pihak Secaba.

“Ini kali pertama saya mengikuti kegiatan rapelling, ternyata asyik juga menuruni menara menggunakan tali,” kata Maghfirah yang sampai berteriak-teriak saking senang bercampur takut kala menuruni menara setinggi lima belas meter dengan tali di bawah bimbingan para pelatih dari Secaba. “Ternyata tidak seseram yang dibicarakan sebelumnya, malah kami enjoy di sini. Kalau boleh ditambah dua hari di sini juga tidak apa-apa,” ujar mahasiswi berjilbab ini sambil tergelak.

Pengalaman senada disampaikan oleh Debora Ernauli dari program Diploma Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Sebenarnya, gadis asli Jember ini siap menjalani program pembentukan karakter karena semasa duduk di bangku SMK dirinya aktif di ekstrakurikuler Paskibra. Namun pengalaman pertama masuk ke fasilitas militer tidak urung membuatnya berdebar. “Yang pasti kami mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran di Secaba ini. Pelajaran bagaimana harus berdisiplin, membangun kekompakan dan mengambil keputusan di saat genting melalui kegiatan outbond yang digelar,” kata Debora.

Materi pelatihan bagaimana berdisiplin, membangun kekompakan, dan jeli dalam mengambil keputusan memang sengaja disiapkan oleh para pelatih dari Secaba. Seperti yang disampaikan Sersan Mayor Nanang Farouq, salah seorang pelatih. “Kami menyiapkan pelatihan outbond yang menuntut para mahasiswa untuk selalu berdisiplin, dan kompak dalam bekerjasama. Harapannya saat nanti kuliah, mereka menjadi mahasiswa yang berdisiplin, tangguh, cinta tanah air, dan memiliki rasa hormat serta sopan santun kepada sesama,” ujar Nanang.Menurut Nanang ada empat pos outbond yang wajib diikuti oleh peserta, dimana di setiap pos diberikan beragam materi menarik seperti rapelling, jembatan tali, jaring penangkap, dan beragam permainan. Selain materi di luar alam, para mahasiswa baru juga mendapatkan materi di kelas yang berisikan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan bela negara.

Dalam kesempatan terpisah, Pembantu Rektor III Universitas Jember, Prof. Dr. M. Saleh (23/8) menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pembentukan karakter tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini kami sengaja mengatur agar dalam satu kelompok terdiri dari mahasiswa baru yang berasal dari beragam fakultas, supaya mereka bisa lebih saling mengenal,” ujar M. Saleh. Rangkaian kegiatan PK2 dan Pembentukan karakter akan berahir hari Sabtu, tanggal 28 Agustus 2016 dengan acara jalan santai, unjuk kebolehan Unit Kegiatan Mahasiwa dan atraksi oleh mahasiswa baru. (iim).

Leave us a Comment