Perkuat Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Diploma KeperawatanKunjungi Wound Center Madura

WCMDipKepUNEJ-3-768×510

Lumajang, 4 April 2019

Di era Revolusi Industri 4.0, berwirausaha membuka pekerjaan atau yang dikenal dengan usaha start up menjadi salah satu pilihan generasi millineal. Untuk itu banyak perguruan tinggi yang membekali lulusannya dengan kemampuan berwirausaha. Seperti yang dilakukan oleh Program Studi Diploma Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang. Sebanyak 145 mahasiswa didampingi  seorang dosen pembimbing mengunjungi Wound Center Madura (30/3). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana sebuah usaha jasa di bidang keperawatan dijalankan. Tujuannya untuk memotivasi mahasiswa agar mau berwirausaha, sekaligus melatih mahasiswa memunculkan ide bisnis jasa keperawatan di masa mendatang.

Menurut Zainal Abidin, dosen pembimbing, dipilihnya Wound Center Madura karena merupakan satu-satunya pusat perawatan luka terbesar di pulau Madura, bahkan telah memiliki empat cabang di empat kota. Wound Center Madura memberikan layanan yang berfokus pada perawatan luka dalam bentuk pelayanan rawat jalan dengan mengedepankan teknologi modern, misalnya menggunakan perawatan luka sistem modern dressing. “Pendirinya, Arie Kussetyono Utomo, kebetulan juga adalah  Ketua Dewan Pimpinan Wilayah InWocna, Indonesian Wound Ostomy Continence Nurse Association Jawa Timur. Yakni persatuan perawat luka yang secara resmi berada di bawah Persatuan Perawat Nasional Indonesia,” jelas Zainal Abidin.

Zainal Abidin lantas menambahkan, setelah mengunjungi Wound Center Madura, diharapkan tumbuh semangat dan ide wirausaha di kalangan mahasiswa, khususnya wirausaha jasa layanan keperawatan. “Wound Center Madura tepat menjadi lokasi belajar, pasalnya dari sisi kewirausahaan sudah terbukti sukses, sementara dari sisi ilmu keperawatan pun mahasiswa juga mendapatkan tambahan ilmu tentang bagaimana penerapan perawatan luka dengan sistem modern dressing,” ungkap dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan ini.

Sementara itu dalam presentasinya, Arie Kussetyono Utomo menjelaskan seluk beluk usaha yang dirintisnya semenjak tahun 2015, termasuk tentang layanan perawatan luka sistem modern dressing. “Layanan modern dressing kami berikan sebab terbukti mampu menyembuhkan luka lebih baik, termasuk dapat meminimalkan resiko amputasi bahkan kematian. Adanya layanan yang terbaik tentu saja memberikan kepuasan pada pasien dan keluarganya, hingga Wound Center madura menjadi tujuan perawatan luka di Madura,” tutur Arie Kussetyo Utomo kepada para mahasiswa Universitas Jember Kampus Lumajang.

Arie Kussetyo Utomo lantas berpesan kepada mahasiswa agar tidak ragu memulai usaha dengan modal ilmu dan keterampilan bidang keperawatan yang sudah diperoleh dari bangka kuliah.  ‘’Saya berharap nantinya mahasiswa tidak hanya mengandalkan pendapatan dari gaji sebagai perawat belaka, melainkan mampu menciptakan usaha usaha baru dibidang kesehatan dan keperawatan. Wound Center Madura juga terbuka bagi mahasiswa Program Studi Diploma Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang yang ingin belajar mengenai perawatan luka, atau mau bergabung bekerja,” pungkas Arie Kussetyo Utomo memberikan semangat kepada mahasiswa Universitas Jember Kampus Lumajang. (tim Kampus Lumajang)