Peringati Dies Natalis ke 53 Universitas Jember, Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Gelar Bakti Sosial

BaksosPasca-1

Jember, 28 Oktober 2017

Tepat di Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2017, Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember menggelar bakti sosial dalam bentuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Gumukmas Kabupaten Jember. Menurut Dewi Prihatini, Wakil Direktur II Program Pascasarjana Universitas Jember, pemilihan Desa Gumukmas sebagai lokasi bakti sosial antara lain karena Desa Gumukmas adalah desa binaan Universitas Jember. Bakti sosial melibatkan 60 mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, yang memiliki beraneka ragam latar belakang dari dokter, dokter gigi dan perawat.

BaksosPasca-1

“Dalam proses perkuliahannya, mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan dan program studi lainnya terdapat mata kuliah pratikum lapangan, oleh karena itu kami menjalin kerjasama dengan Desa Gumukmas. Harapannya kerjasama ini saling menguntungkan, mahasiswa bisa mengetahui kondisi nyata di lapangan, mempraktekkan ilmu dan mendapatkan masukan dari masyarakat. Sementara bagi warga desa mendapatkan bimbingan dan pengetahuan baru,” ungkap Dewi Prihatini yang dalam kesempatan tersebut menyerahkan dokumen kerjasama kepada Bambang Winarko, Kepala Desa Gumukmas.

Ditemui di sela-sela acara, Bambang Winarko menyampaikan rasa bangganya, sebab desa yang dipimpinnya menjadi desa binaan Universitas Jember. Dirinya berharap kerjasama ini tidak hanya di bidang kesehatan saja, namun juga pendampingan bidang lainnya semisal pengembangan perekonomian, pertanian dan lainnya. “Terima kasih, warga kami terutama dari kalangan lanjut usia hari ini mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. Harapannya tidak berhenti sekali saja namun bakal diadakan secara periodik,” kata Bambang Winarko.

Sementara itu menurut M. Rizal dan Ahmad Affifudin selaku koordinator kegiatan, selain melakukan pemeriksaan kesehatan, mereka juga memberikan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk siswa sekolah dasar, sementara untuk kalangan remaja mendapatkan pengetahuan mengenai HIV/AIDS. “Untuk pemerikasaan kesehatan dilakukan di balai desa yang dihadiri kurang lebih 200 warga, sementara penyuluhan PHBS digelar di SDN Gumukmas. Dan untuk penyuluhan mengenai HIV/AIDS dilaksanakan bagi siswa siswi MA al Qodiri. Kesemuanya dilaksanakan dengan harapan mampu meningkatkan taraf kesehatan warga Desa Gumukmas,” jelas Rizal. (nis)

Blog Attachment