Pengalaman Mahasiswi UNEJ Mengikuti Gyeongsang National University Winter Camp 2015 Sampaikan Pidato Perpisahan, Rifka Bikin Hadirin Terharu

Tidak pernah terlintas sebelumnya di pikiran Rifka Widiya Shelfiana, bakal terpilih sebagai orang yang menyampaikan pidato perpisahan (farewell speech) saat malam perpisahan pada kegiatan Gyeongsang National University (GNU) Winter Camp 2015. Rifka, mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Jember terpilih mewakili mahasiswa dari tujuh negara peserta GNU Winter Camp 2015 yang diadakan dari 12 hingga 23 Januari 2015 lalu di negeri ginseng, Korea Selatan. “Sungguh ini menjadi kehormatan besar bagi saya, terpilih menyampaikan pidato perpisahan mewakili semua peserta GNU Winter Camp 2015,” tutur Rifka.

rifka2_unejTidak pernah terlintas sebelumnya di pikiran Rifka Widiya Shelfiana, bakal terpilih sebagai orang yang menyampaikan pidato perpisahan (farewell speech) saat malam perpisahan pada kegiatan Gyeongsang National University (GNU) Winter Camp 2015. Rifka, mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Jember terpilih mewakili mahasiswa dari tujuh negara peserta GNU Winter Camp 2015 yang diadakan dari 12 hingga 23 Januari 2015 lalu di negeri ginseng, Korea Selatan. “Sungguh ini menjadi kehormatan besar bagi saya, terpilih menyampaikan pidato perpisahan mewakili semua peserta GNU Winter Camp 2015,” tutur Rifka.

Ternyata penampilan gadis cantik kelahiran Bandung ini tidak mengecewakan. Pidatonya yang berisi kesan, pesan dan harapan yang mewakili perasaan semua peserta, membuat para hadirin terharu. Dalam pidato yang disampaikan dalam bahasa Inggris ini, Rifka mencurahkan perasaannya yang mewakili isi hati semua partisipan. GNU Winter Camp 2015 memang hanya dilaksanakan sebelas hari namun telah mampu menyatukan semua peserta, panitia serta kawan-kawan dari GNU sebagai tuan rumah laksana saudara. “Banyak hadirin yang meneteskan air mata keharuan saat itu. Bahkan pihak Humas GNU meminta teks pidato saya untuk diterbitkan dalam jurnal mereka yang akan datang,” kata Rifka mengingat masa-masa mengikuti GNU Winter Camp.

Kepiawaian Rifka dalam berpidato tidak lepas dari  keseriusannya menekuni public speaking selama kuliah di Kampus Tegalboto. Didukung penguasaan bahasa Inggris yang mumpuni, Rifka sering mendapatkan job sebagai pembawa acara dalam berbagai kegiatan, termasuk yang berskala internasional. “Setelah menjadi pembawa acara dalam kegiatan Universitas Jember dan GNU di Kampus Tegalboto, saya mendapatkan informasi bahwa GNU memiliki program winter camp dan mencoba ikut, Alhamdulillah setelah mengikuti seleksi internal di UNEJ dan di GNU saya terpilih bersama enam kawan lainnya dari FMIPA, FKIP, Kedokteran dan Pertanian,” kata alumnus SMAN 5 Kediri ini.

GNU Winter Camp 2015 adalah program yang dibuat untuk memperkenalkan segala hal tentang Korea baik budaya, bahasa, kuliner, tempat bersejarah, olahraga dan bahkan budaya Korean Pop yang sedang mendunia. Rifka dan peserta lainnya yang berasal dari China, Indonesia, Jepang, Mongolia, Taiwan dan Vietnam diajak saling bertukar informasi tentang negara masing-masing. “Banyak hal yang dapat saya pelajari selama di Korea seperti sejarah, kemajuan industri dan ekonominya. Beberapa hal yang membuat saya terkesan adalah budaya antre, pola hidup bersih dan juga self service yang dilakukan oleh masyarakat di sana. Saya juga salut akan budaya tepat waktu dan disiplin tinggi yang ditunjukkan oleh mahasiswa GNU. Satu lagi yang tidak bisa dilupakan, untuk pertama kali saya bermain ski di suhu minus 9 derajat celcius,” ujar Rifka lagi.

Selain mendapatkan banyak pengetahuan mengenai Korea beserta kebudayaannya, para peserta juga saling memperkenalkan budaya masing-masing. Panitia menyelenggarakan acara malam budaya yang menampilkan kebudayaan dari negara masing-masing. “Saya dan kawan-kawan membawakan tari Saman dari Aceh dan menyanyikan lagu Yamko Rambe Yamko yang mendapatkan sambutan hangat dari para peserta lain. Terdapat perasaan haru dan bangga menjadi duta Kampus Tegalboto sekaligus wakil Indonesia. Satu hal lagi, mahasiswa Indonesia tidak kalah dengan mahasiswa dari negara lain, jadi jangan takut bersaing,” kata mahasiswi angkatan 2011 ini.

Keikutsertaan Rifka dalam GNU Winter Camp 2015 selain membuka cakrawala baru,ternyata juga menjadi pintu bagi kesempatan merasakan kuliah di GNU. Rifka kini bersiap untuk kembali ke negeri ginseng akhir bulan ini dalam rangka mengikuti student exchange programme di GNU selama satu semester hingga bulan Juni 2015 nanti. Prestasi akademik dan keikutsertaannya dalam GNU Winter Camp 2015 menjadi faktor yang diperhitungkan oleh pihak GNU. “Saya akan kuliah di College of Social Sciences selama musim gugur tahun ini,” kata Rifka yang tengah serius belajar bahasa Korea ini. (iim) 

Leave us a Comment