Pendaftaran SBMPTBR Diperpanjang Hingga 3 Juli 2017

SBMPTBR_UNEJ_Banner

Jember, 20 Juni 2017

SBMPTBR_UNEJ_Banner

Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Besuki Raya (SBMPTBR) untuk jenjang sarjana diperpanjang hingga tanggal 3 Juli 2017, informasi ini disampaikan oleh Agung Purwanto di kampus Tegalboto (20/6). Menurutnya, perpanjangan masa pendaftaran jalur mandiri di Universitas Jember, dan 23 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di kawasan Besuki raya dimaksudkan agar para calon pendaftar memiliki keleluasaan untuk melaksanakan proses pembayaran dan pendaftaran yang diselenggarakan secara on line. Sementara untuk mengantisipasi masa libur Hari raya Idul Fitri dimana bank tengah libur, Agung Purwanto menyarankan calon peserta untuk membayar biaya pendaftaran SBMPTBR melalui ATM Bank Mandiri.

Untuk diketahui SBMPTBR adalah jalur penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan bersama oleh perguruan tinggi yang ada di Besuki Raya yang meliputi Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi. Pada pelaksanaan tahun ketiga SBMPTBR ini, terdapat 24 perguruan tinggi yang turut berpartisipasi, satu Perguruan Tinggi Negeri, yakni Universitas Jember, dan 23 Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Bagi Universitas Jember, jalur SBMPTBR adalah jalur mandiri atau jalur penerimaan mahasiswa baru terakhir pada tahun akademik 2017/2018.

“Animo pendaftar cukup bagus, sejak resmi dibuka pada tanggal 5 Juni lalu, hingga hari ini tercatat sudah 2.188 peserta yang mendaftar, terdiri dari 1.172 peserta ujian Saintek, dan 1.016 peserta ujian Soshum. Bahkan untuk lokasi ujian di Lumajang sudah kita tutup karena kuotanya sudah terpenuhi,sementara untuk lokasi ujian di Probolinggo hanya tersisa kuota untuk peserta ujian Soshum karena kuota peserta ujian Saintek sudah terpenuhi,” tegas Kepala Agung Purwanto. Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember ini lantas menambahkan, pihak panitia SBMPTBR tahun ini memprediksi peningkatan peserta dibandingkan tahun lalu yang mencapai 5.628 peserta. “Apalagi tahun ini ada ujian berbasis komputer dan Universitas Jember membuka tiga program studi baru yakni Perencanaan Wilayah dan Kota, serta Teknik Kimia di Fakultas Teknik, kemudian Pendidikan Geografi di FKIP,” tambahnya.

Agung Purwanto juga mengingatkan bagi calon peserta SBMPTBR yang memilih program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Matematika, Ekonomi Syariah, dan Agrobisnis, bakal melaksanakan proses perkuliahan di kampus 2 Universitas Jember di Bondowoso. “Universitas Jember telah mempersiapkan tenaga pengajar, sementara Pemkab Bondowoso mempersiapkan fasilitas pendukung yang bakal dipusatkan di Education Development Center,” pungkas Agung Purwanto. (iim)