Pasangan Agus Wedi Dan Achmad Muzayyin Terpilih Sebagai Ketua Dan Wakil BEM Universitas Jember

Pemira2017_UNEJ

Jember, 3 November 2017

                Pasangan Agus Wedi dari FISIP dan Achmad Muzayyin dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jember, masa bhakti 2017-2018. Pasangan Agus-Muzayyin mendapatkan 2.470 suara dalam Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) yang dilaksanakan serentak di kampus Tegalboto, Kamis (2/11). Sementara itu pasangan Nabila Nilna Ghina (FKIP) dengan Rijal Al Kautsar Muluk (Fakultas Teknik) meraup suara 1.982 suara. Dan pasangan ketiga, Ganang Canggah Arsa Wijaya (Fakultas Hukum)-Mia Silvia Rahman (FTP) mendapatkan 1.898 suara. Selain memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM Universitas Jember, Pemira juga memilih wakil-wakil mahasiswa yang bakal duduk di Badan Permusyawaratan Mahasiswa (BPM).

                Ditemui disela-sela pemberkasan hasil pemungutan suara (3/11), M. Musta’anul Khusni, Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) bersyukur karena semua tahapan Pemira telah berjalan lancar, termasuk penggunaan sistem Tempat Pemilihan Suara elektronik (e-TPS) yang untuk kali pertama digunakan. Sistem e-TPS dilaksanakan dengan cara menyediakan lima komputer di tiap fakultas, sehingga mahasiswa memilih dengan cara meng-klik pasangan pilihannya. Selain efektif dan efisien, e-TPS lebih hemat dan hasilnya bisa dilihat saat itu juga. “Alhamdulillah berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak, Pemira berjalan sukses. Kami berharap kawan-kawan mahasiswa yang sudah terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik,” jelas mahasiswa Fakultas Hukum ini. Walaupun demikian, Musta’anul berpendapat perlu perbaikan agar Pemira ke depan lebih baik, terutama dari sisi partisipasi mahasiswa kampus Tegalboto.

                Rasa syukur juga disampaikan oleh Zulfikar, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni yang turun langsung melihat proses e-TPS di kampus FTP. Menurutnya pemilihan dengan sistem e-TPS menjamin proses Pemira lebih transparan dan akuntabel. Tidak menutup kemungkinan jika sistem e-TPS yang dijalankan dalam Pemira Universitas Jember, bakal diaplikasikan dan dikembangkan untuk proses pemilihan di level yang lebih luas. “Saya berharap siapa pun yang terpilih, baik di jajaran BEM maupun BPM mampu bekerjasama dengan pihak rektorat dan dekanat dalam rangka mensejahterakan mahasiswa Universitas Jember. BEM dan BPM bakal menjadi jembatan yang menyuarakan aspirasi mahasiswa kepada rektorat dan dekanat, sebaliknya mereka juga mensosialisasikan kebijakan rektorat dan dekanat kepada mahasiswa. Salut untuk jajaran KPUM yang sudah bekerja keras menggelar semua agenda acara dari mulai sosialiasi hingga hari pemilihan,” ujar Zulfikar.

                Di lain sisi, kemudahan memilih dengan sistem e-TPS diungkapkan oleh mahasiswa Universitas Jember, seperti yang disampaikan oleh M. Rizky Eka Putra, mahasiswa FTP. Menurut Rizky yang untuk kali pertama ikut memilih ini, pemilihan dengan sistem e-TPS  memudahkan dirinya dalam menyalurkan hak suara. “Sistem e-TPS ini bikin mahasiswa tertarik untuk memilih,” tutur Rizky. Pendapat Rizky diiyakan koleganya, Kisni Febi yang juga mahasiswa FTP. Keduanya juga berharap agar siapa pun yang terpilih dapat menjalankan fungsi dan tugasnya masing-masing dengan baik dan benar. (iim/nis)