Pangan Angkat Keunggulan Daerah

Jember, 24 Oktober 2014

Pekan Pangan, Pertanian dan perkebunan resmi yang di ikuti oleh puluhan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan beberapa produksi pangan karya mahasiswa dibuka Rektor Universitas Jember Drs. Moh. Hasan, MSc, PhD kemarin (21/ 10).

Dalam sambutannya Drs. Moh. Hasan, MSc, PhD mengatakan, pekan pangan tersebut ingin menunjukkan kepada masyarakat tentang peran kampus Universitas Jember dalam bidang pangan. Sehingga bahan-bahan baku yang ada disekitar warga bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. “Selain itu, pekan pangan ini juga merupakan rangkai dari acara Festifal Tegalboto,” katanya.

Diakuinya setiap daerah memiliki keunggulan pangan yang perlu dikembangkan sehingga hal itu bisa membantu peningkatan ekonomi masyarakat. “Jadi di sekitar kita ada bahan baku pangan yang bila mampu diinovasi menjadi bahan yang menarik dan tentu menyehatkan,” terangnya.

Contohnya, kata dia, produk yang ditampilkan adalah pameran ini terbuat dari produk lokal seperti halnya aneka kreasi produk yang dibuat dari tepung mocaf. Hal itu menjadi menarik karena mampu dikelola dengan kemasan dengan rasa yang berbeda. “Namun tantangannya memang terdapat di pemasaran, seperti capcin, banyak yang suka namun sedikit yang tahu,” akunya.

Sementara itu, Yuli Witono, penanggung jawab kegiatan pameran tersebut menambahkan, pameran tersebut merupakan karya mahasiswa. Hal itu dilakukan tidak hanya untuk membuat produk saja, namun bisa bernilai bisnis. “Jadi selain bisa mendatangkan hal yang bernilai ekonomis, juga ada nilai edukatifnya,” kata Dekan Fakultas Teknologi Pertanian tersebut.

Dia menambahkan, mahasiswa yang dipimpinnya untuk memliki keunggulan sehingga ketika lulus tidak menjadi pengangguran. Untuk itu, membuat produk dari bahan pangan tersebut sudah masuk dikurikulum kampus. Untuk itu, kata dia, produk tersebut gencar disosisalisasikan kepada masyarakat agar mengetahui. Bahkan, menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah untuk terus mengembangkan produk tersebut.

Erik Mustaqi, salah satu peserta dari pameran UKM Annahla mengatakan, salah satu produk yang ditampilkan adalah beras cerdas yang terbuat dari tepung mocaf. Beras tersebut merupakan solusi dari ketergantungan pada beras. “cukup sepuluh menit sudah jadi nasi,” tandasnya. (Elsi/Mj)

Leave us a Comment