Paduan Suara FH Universitas Jember Raih Dua Emas di Universitas Jenderal Soedirman

PadSuFH-1_UNEJ-320×240

Jember, 16 Oktober 2018

                Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Fakultas Hukum (FH) Universitas Jember meraih dua medali emas dalam ajang Festival Paduan Suara Gita Buana Soedirman III, di kampus Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto (6-9/10). Raihan dua emas ini menjadi sejarah bagi arek-arek FH, pasalnya ini kali pertama mereka memperoleh prestasi di ajang paduan suara di tingkat nasional. Dua medali emas yang dibawa pulang ke Kampus Tegalboto adalah untuk kategori paduan suara tingkat dewasa, dan kategori paduan suara lagu rakyat (folklore). Prestasi ini juga menjadi tambahan modal bagi UKM Paduan Suara FH untuk berkompetisi di berbagai lomba paduan suara di Indonesia.

                “Rasanya lega dan puas, sebab kerja keras kami selama enam bulan terbayar dengan prestasi dua medali emas tersebut. Kemenangan ini membuat kami lebih percaya diri jika akan turun di kompetisi paduan suara di masa datang,” tutur Adink Nurrachmat, yang ditunjuk sebagai koordinator tim Paduan Suara FH saat berlaga di Purwokerto. Adink dan koleganya pantas bangga dengan prestasinya, karena kompetitor yang turut serta adalah tim paduan suara yang sudah lama malang melintang di jagad lomba paduan suara, semisal tim paduan suara dari Universitas Brawijaya yang menerjunkan dua tim sekaligus, dari FISIP dan Fakultas Ilmu Budaya, tim paduan suara SMAN 16 Surabaya serta tim paduan suara dari kalangan umum. Tercatat ada 16 tim peserta di kategori paduan suara dewasa, dan 21 tim peserta di kategori lagu rakyat.

                Uniknya, beberapa tim paduan suara yang turut berlomba menjadikan ajang Festival Paduan Suara Gita Buana Soedirman III, sebagai ajang pemanasan sebelum mereka berlomba di ajang serupa yang memiliki level lebih tinggi. “Beberapa tim bakal berlomba ke luar negeri, sehingga mereka mengukur kemampuan diri di ajang Festival Paduan Suara Gita Buana Soedirman III. Ini menjadi berkah tersendiri bagi kami sebab Paduan Suara FH bisa mengukur seberapa baik penampilan kami, sekaligus belajar dari para kompetitor,” ujar Hilmy Syaiful Rachmansyah, ketua UKM Paduan Suara FH yang mendampingi Adink saat diwawancarai di kampus FH (16/10). Hilmy dan kawan-kawan memiliki target memperbanyak keikutsertaan di berbagai lomba paduan suara di tingkat nasional.

                Saat tampil di kampus Universitas Jenderal Soedirman, tim Paduan Suara FH membawakan dua lagu di kategori lomba paduan suara tingkat dewasa, yakni reportoar Kyrie, from Mass in E flat major hasil komposisi Jozef Gabriel Rheinberger, lagu kedua adalah Angel Za Bolne hasil komposisi Ambroz Copi. Sementara di kategori lagu rakyat, mereka membawakan dua lagu, yakni lagu Lir Ilir, dan lagu rakyat Jepang, Karimatanu Kuicha karya Ko Matsushita. “Agar mampu membawakan keempat lagu tersebut dengan baik, kami berlatih seminggu tiga kali, bahkan sebulan sebelum perlombaan, intensitas latihan bertambah jadi setiap hari,” imbuh Adink yang bersama kawan-kawannya berlatih di bawah bimbingan Supriyanto Harmain.

Untuk diektahui, sebelumnya pada tahun 2017 lalu, tim Paduan Suara FH juga meraih prestasi dalam festival paduan suara di Semarang, walaupun saat itu hanya memperoleh dua medali perak. Di kalangan internal Universitas Jember, Paduan Suara FH juga meraih juara pertama dalam Rektor Cup 2017 lalu. Prestasi UKM Paduan Suara FH tidak lepas dari kerja keras dan usaha merekrut anggota yang potensial. “Contohnya saat berlaga di Purwokerto, anggota yang kami bawa berasal dari mahasiswa FH angkatan 2014 hingga 2017 dari sekitar seratusan anggota yang aktif. Ke depan, kami terus berusaha melakukan regenerasi anggota agar selalu ada bibit-bibit baru yang siap turun di berbagai lomba paduan suara,” pungkas Hilmy mengakhiri pembicaraan. (iim)