Nurul Fathiyah Fauzi : Kuliah Di Pascasarjana Universitas Jember Menambah Wawasan

Jember, 5 April 2016

Nurul Fathiyah Fauzi, alumnus Program Pascasarjana Agibisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember mengaku sangat bersyukur bisa melanjutkan kuliah hingga jenjang S 2. Pasalnya, dari sekian banyak mahasiswa, Nurul terdaftar sebagai penerima program Beasiswa Unggulan Dikti Kemendikbud (saat ini Kemenristekdikti). Nurul yang memulai kuliahnya pada tahun 2011, berhasil menyelesaikan kuliahnya pada tahun 2013. “Saya bersyukur mendapat beasiswa dari Dikti, karena selama menjalani studi S 2 banyak hal baru yang saya peroleh. Ilmu baru, pengalaman yang bernilai, dan yang sangat penting dapat menambah wawasan saya sehingga membentuk pola berfikir yang lebih luas untuk melihat dan menilai sesuatu dari berbagai sudut pandang yang berbeda,” paparnya.

Perempuan asli Jember ini mengaku, selama menjalani proses perkuliahan dirinya diperkenalkan dengan berbagai metode belajar-mengajar yang sangat variatif dan tidak membosankan. “Seperti sharing antara dosen dengan mahasiswa dan sesama mahasiswa sehingga suasana pun tetap terjaga. Dosen-dosen pengajarnya tidak hanya kompeten akademis, namun juga praktisi dibidang keilmuan mereka masing-masing,” imbuhnya.

Nurul yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Jember menambahakan, selain dididik oleh tenaga dosen yang berkompeten, Program Pascasarjana di Universitas Jember juga didukung oleh staf administrasi yang turut membantu mahasiswa dalam proses akademik. “Para petugasnya itu ramah dan saat ada mahasiswa bermasalah mereka langsung membantu hingga sampai selesai, lingkungannya juga bersih dan nyaman dengan tersedianya berbagai fasilitas ruang kuliah yang representatif, area hotspot termasuk ruang baca dengan berbagai refrensi,” paparnya lagi.

Di masa datang, Nurul berharap Program Pascasarjana di Universitas Jember bisa menjalin kerjasama dengan banyak pihak guna memfasilitasi keinginan mahasiswa untuk kuliah di luar negeri, termasuk menyediakan beasiswanya. “Saya berharap jika ada program beasiswa ke luar negeri, program student exchange atau program-program lain yang berkaitan dengan internasionalisasi, dapat disosialisasikan kepada seluruh mahasiswa sejak dini, semenjak semester pertama. Harapannya akan muncul motivasi dari mahasiswa untuk menuntut ilmu hingga ke luar negeri, termasuk agar bisa mempersiapkan diri sejak awal,” pungkasnya. (moon)

Leave us a Comment