Melihat Persiapan 3 Mahasiswa Universitas Jember Ikuti Kuliah Kerja Nyata Kebangsaan di Kalimantan Barat

Dari Siapkan Diri Mengajar Sampai Bikin Pupuk Cair

Jember, 12 Agustus 2014

Tiga mahasiswa Universitas Jember turut serta dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan yang dicetuskan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Tahun ini KKN Kebangsaan akan diselenggarakan di Kalimantan Barat, dengan tuan rumahnya adalah Universitas Tanjungpura. Mereka adalah Marwah Firdausul Akmal dari Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Agus Prayitno dari jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian dan M. Farid Syafi’i dari Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi. Ketiga mahasiswa angkatan 2011 ini telah berangkat ke Pontianak pada Selasa malam lalu (5/8). Sebelumnya mereka berpamitan kepada Rektor Universitas Jember didampingi Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM), Drs. Sujito, MSc., PhD.

“Saya memutuskan turut serta dalam KKN Kebangsaan karena bagi saya ini adalah tantangan baru,” kata Farid yang aktif di kegiatan Universitas Jember Mengajar (Ujar). Terbiasa menjalankan aksi sosial berupa pembimbingan kegiatan belajar mengajar kepada anak-anak di seputaran Jember membuat Farid ingin mencoba mempraktekkan pengalamannya di Ujar di Desa Tanjung Merpati Kabupaten Sanggau yang berbatasan dengan negara Malaysia. “Sebagai persiapan awal, saya sudah menghubungi rekan yang kebetulan pernah mengajar di Kabupaten Sanggau dalam program Indonesia Mengajar. Saya banyak mendapatkan informasi mengenai kondisi masyarakat di sana, beserta permasalahan di bidang pendidikannya,” jelas mahasiswa asli Ajung, Jember ini. Untuk diketahui program Ujar sudah masuk dalam jejaring Program Indonesia Mengajar.

Keberadaan Farid di Desa Tanjung Merpati nantinya ditemani koleganya, Agus Prayitno. Namun berbeda dengan Farid, Agus yang mahasiswa Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian ini ingin memberikan pelatihan pembuatan pupuk cair kepada masyarakat dengan memanfaatkan sampah organik. “Kebetulan di kampus, saya dan kawan-kawan sudah pernah mempraktekkan pembuatan pupuk cair. Namun tidak tertutup kemungkinan akan membuat program lain sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Tanjung Merpati,” urai Agus yang mendapatkan dukungan penuh orang tuanya untuk ikut dalam KKN Kebangsaan.

Lain yang dilakukan oleh Marwah Firdausul Akmal. Dirinya aktif menghubungi beberapa kawan sesama mahasiswa peserta KKN Kebangsaan yang ditempatkan di Desa Seluas Kabupaten Bengkayang guna mempersiapkan program apa yang akan dikerjakan. Nantinya Marwah akan bergabung dengan kawan-kawan dari Universitas Tanjungpura, IPB, Universitas Sriwijaya dan lain-lainnya. “Pada tahap awal saya mencari tahu mengenai segala sesuatu terkait budaya dan kondisi masyarakat Kalimantan Barat terutama di Bengkayang agar dapat diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar,” ujar mahasiswa asal Surabaya yang aktif di satuan Resimen Mahasiswa Universitas Jember ini.

Sementara itu Rektor Universitas Jember Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD dalam kesempatan melepas mahasiswa Universitas Jember peserta KKN Kebangsaan (5/8), berharap agar ketiganya mampu memanfaatkan KKN Kebangsaan sebagai sarana untuk menambah kemampuan softskill, selain mempraktekkan ilmu yang sudah diterima di bangku kuliah. “Jangan lupa, Anda semua wajib menjaga nama baik almamater sekaligus memperkenalkan keberadaan dan potensi Kampus Tegalboto kepada masyarakat Kalimantan Barat,” pesan Rektor.

Kegiatan KKN Kebangsaan tahun ini adalah pelaksanaan kali kedua, setelah tahun 2013 lalu diselenggarakan di Sulawesi Selatan. Untuk KKN Kebangsaan kali ini mengambil tema “Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan untuk Menumbuhkan Semangat Persatuan dan Kesatuan dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Tujuan pelaksanaan KKN Kebangsaan adalah untuk meningkatkan jiwa nasionalisme serta agenda untuk belajar budaya dan melatih kepekaan sosial mahasiswa yang terlibat. “Lokasi KKN Kebangsaan sengaja ditempatkan di daerah perbatasan, agar mahasiswa tahu kondisi nyata di perbatasan, dapat mengetahui masalah yang ada sekaligus mencari solusinya. Selain tentu saja menggelorakan semangat nasionalisme,” jelas Drs. Sujito, PhD Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Jember.

Kegiatan KKN Kebangsaan 2014 diikuti oleh 34 perguruan tinggi di nusantara. Nantinya dalam satu desa ada satu kelompok yang beranggotakan sepuluh mahasiswa. Ketiga duta Kampus Tegalboto ini akan mengikuti KKN Kebangsaan dan dilaksanakan dari 6 Agustus sampai dengan 15 September 2014. Namun sebelum terjun ke lokasi penempatan, mereka akan mendapatkan pembekalan di Universitas Tanjungpura sebagai tuan rumah. (iim)

Leave us a Comment