Mahasiswa Universitas San Carlos Belajar Obat Tradisional di Universitas Jember

Jember, 25 Agustus 2016

            Sebanyak empat belas mahasiswa dan dua orang dosen dari School of Health Care Profession Universitas San Carlos (USC) Filipina belajar mengenai obat tradisional Indonesia, tanaman herbal dan pengolahannya di Fakultas Farmasi Universitas Jember. Kegiatan ini yang bertajuk Culture Immersion Batch 3 tahun ini dimotori oleh Kantor Urusan Internasional (International Office) Universitas Jember, bekerja sama dengan Fakultas Farmasi. Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan kunjungan kehormatan mahasiswa dan dosen USC kepada Rektor Universitas Jember (25/8).

Menurut Sabta Diana, Ketua Program Culture Immersion Batch 3 dari kantor Urusan internasional, program ini dijadwalkan berlangsung hingga 2 September 2016 nanti. Selain akan belajar mengenai obat tradisional di Fakultas Farmasi, rencananya perwakilan USC akan belajar bahasa dan budaya Indonesia, khususnya Jember. “Kami sudah memprogramkan kegiatan seperti belajar gamelan, membatik dan mengunjungi tempat-tempat wisata dan institusi unggulan di Jember dan sekitarnya. Selain tentunya mereka akan belajar di fasilitas Agrotechnopark dan Wahana Edukasi Tanaman Obat (WETO) yang dimiliki Universitas Jember, serta mengadakan kunjungan ke beberapa apotek dan rumah sakit,” jelas Sabta Diana.

Sementara itu, staf pengajar dari School of Health Care Profession USC, Nelly Quano, menyampaikan rasa gembiranya dapat berkunjung ke Universitas Jember. Dirinya berharap dapat belajar banyak mengenai obat tradisional di kampus Tegalboto. “Kami juga berharap agar kerjasama seperti ini dapat berlanjut di bidang lainnya. Semoga tahun depan ganti mahasiswa dan pengajar di Universitas Jember yang berkunjung ke kampus kami,” kata Nelly Quano.

Ajakan USC disambut positif oleh Rektor Universitas Jember, Moh. Hasan. Dalam sambutannya, Moh. Hasan mengharapkan melalui kegiatan ini, kerjasama antara Universitas Jember dengan USC dapat terjalin dengan lebih baik lagi. Apalagi program pertukaran mahasiswa dan dosen seperti ini sudah ketiga kalinya diselenggarakan. Moh. Hasan juga menyampaikan ke depan akan lebih banyak lagi program kerjasama yang dapat diinisiasi dengan lebih inovatif dan berkelanjutan dengan tetap mengedepankan aspek akademik. “Selain mendapatkan manfaat di sisi akademik, kegiatan seperti ini memberikan dampak yang baik bagi pemahaman budaya,” kata Moh. Hasan.

Rencananya program ini diakhiri dengan acara Internasional Conference on Pharmaceutical, Biomedical and Health Sciences yang akan diadakan pada tanggal 31 Agustus dan 1 September 2016. Seminar internasional ini diselenggarakan oleh fakultas-fakultas dibawah rumpun kesehatan di Universitas Jember, diantaranya adalah Fakultas Farmasi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Program Studi Keperawatan dan Fakultas Kesehatan Masyarakat. (lid)

Leave us a Comment