Mahasiswa Unej Manfaatkan Limbah Kedokteran Gigi

Banyaknya limbah alginat kedokteran gigi yang dipakai dokter gigi untuk mencetak pasien mendorong sekolompok mahasiswa memanfaatkannya. Salah satu bahan mencetak gigi manusia yang digunakan oleh dokter gigi yaitu bahan alginat. Tak banyak orang yang memanfaatkan limbah sebagai sesuatu yang berguna, bahkan bernilai ekonomis. Namun empat mahasiswa Universitas Jember (Unej) berhasil mengolanya menjadi media tanaman hias. Bahkan mereka yang menjadikan limbah alginate kedokteran gigi sebagai hal yang berguna. Ditangan Siti Rahmati, Eddy Yudha Yustiawan, Dwi Fitriani R dan Rahayu Dwi Jayanti limbah alginate tersebut berhasil dimanfaatkan. Awal mula ide untuk memanfaatkan limbah alginate pada akhir tahun 2014 yang melihat peluang bahwa limba alginate bisa dimanfaatkan. Limbah alginate yang mereka kumpulkan kemudia dipotong menjadi persegi kecil-kecil. Potongan-potongan limbah tersebut dinamakan Hidronat. Selain memiliki beragam warna, Hidronat juga mampu menjadikan tanaman hias yang dipasang tetap segar dan terus hidup. “Karena selama ini limbah itu selalu dibuang saja bersama dengan limbah medis lainnya, oleh karena itu kami manfaatkan saja,” Terangnya Siti Rahmati, Ketua tim. Keempat mahasiswa tersebut menerangkan limbah tersebut didapatkan dari limbah Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unej. Kemudian dipotong menjadi berbagai bentuk dan direndam. Limbah alginate tersebut harus direndam dahulu menggunakan bahan desinfektan selama 1kali 24 jam untuk membersihkan dari sisa-sisa bakteri. Selain itu juga direndam oleh air selama 3 kali 24 jam untuk menetralkan ph yang berada dalam limbah alginate. Kini Tim Hidronat sudah mendaftarkan produknya melalui hak cipta. Karena tidak mudah mengelola limbah menjadi hal yang berguna, terutama limbah medis. “Titik tekannya adalah belum pernah ada limbah medis diolah menjadi hal manfaat,” Tegas Siti Rahmati. Sehingga inovasi yang dibuatnya membuahkan hasil yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Meskipun masih belum berfikir tentang prospek penjualannya. “Karena kami masih meningkatkan kualitas agar bisa bersaing,” pungkasnya. (djr)

Leave us a Comment