Mahasiswa PSIK Turut Sukseskan Pekan Imunisasi Polio Nasional

Jember, 11 Maret 2016

Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember sebanyak 60 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Universitas Jember turut serta dalam program imunisasi polio,(7/3). Mahasiswa yang tergabung dalam relawan “PIN Polio 2016” tersebut tersebar diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Jember untuk turut mensukseskan program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Jember.

“Sebanyak enam puluh mahasiswa kami terjunkan, untuk daslam kota mereka kami pusatkan di beberapa titik keramaian antara lain di pasar, pusat perbelanjaan, dan Stasiun Kereta Api,” ujar Ns. Lantin Setyorini, S.Kep. M.Kes  Ketua PSIK Universitas Jember.

Lantin mengatakan, pelibatan mahasiswa dalam program Pekan Imunisasi Nasional Polio 2016 adalah sebagai bentuk keramahan sosial dari Universitas Jember khususnya bidang kesehatan masyarakat. Menurutnya, para relawan PIN Polio 2016 ini akan bekerja hingga 15 Maret 2016 mendatang.

“Ini dalam rangka turut berperan aktif dalam memberikan perlindungan secara optimal dan merata pada kelompok masyarakat umur 0-59 bulan terhadap kemungkinan munculnya kasus polio yang disebabkan oleh virus polio Sabin,” paparnya lagi.

Melalui program kerjasama antara PSIK dan Dinas Kesehatan Jember kini masyarakat bisa mendapatkan layanan imunisasi gratis di Puskesmas, Posyandu, Mobile Pos, tempat-tempat umum seperti halnya stasiun kereta, balai desa, dan Rumah Sakit negeri maupun swasta.

“Semua yang mau imunisasi kami layani secara gratis, karena banyak kematian dan kecacatan yang disebabkan oleh penyakit polio semoga melalui imunisasi ini dapat mewujudkan masyarakat bebas polio 2020 mendatang,” pungkasnya.

Rupanya kegiatan ini tidak hanya mendapatkan apresiasi dari masyarakat, Bupati Jember Dr. Faida MMR menyempatkan untuk berkunjung ke salah satu lokasi imunisasi yang berada di stasiun kereta Jember.

Dr. Faida  memberikan apresiasi kepada para relawan PIN Polio 2016 tersebut. Dirinya berharap PIN kali ini dapat memberikan manfaat nyata bagi Indonesia untuk mempertahankan status bebas polio dan mewujudkan dunia bebas polio pada tahun 2020 mendatang.

“Setiap anak balita di seluruh Indonesia wajib diberi imunisasi tambahan polio, agar kebal terhadap penyakit polio. dengan imunisasi polio, kita ingin menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas yang bebas dari cacat tubuh karena penyakit polio,” tegasnya. (satar)

Leave us a Comment