Mahasiswa HI FISIP Universitas Jember Belajar Fungsi Kerja Parlemen

Jember,16  November 2016

HI-parlemen2

Selama dua hari, 100 mahasiswa Program Studi Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember mendapatkan tambahan ilmu dan pengalaman mengenai fungsi kerja parlemen (15-16/11). Kegiatan yang bertajuk “Pelatihan Simulasi Sidang Dan Fungsi Kerja Parlemen” adalah program kerja rutin yang dilaksanakan oleh Program Studi Hubungan Internasional. Hadir sebagai pemateri, Sulastio (Ketua Indonesian Parliamentary Center), Arbain Albanjari (Campaign Manager Indonesian Parliamentary Center), Mimiyanti Y. (peneliti Open Parliament, Indonesia Parliamentary Center), Abubakar Eby Hara, Ph.D (dosen HI FISIP),dan Dr. Muhammad Iqbal ( dosen HI FISIP dan Staf Ahli DPR-RI Periode Tahun 2009).

Menurut Himawan Bayu Patriadi, Ph.D, Pembantu Dekan I FISIP, pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi mahasiswa akan fungsi kerja parlemen, sekaligus memberikan bekal kompetensi. “Harapannya, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional mengerti apa dan bagaimana fungsi kerja parlemen beserta aturan sidangnya, khususnya di DPR RI. Sekaligus memberikan bekal softskill berupa kemampuan dalam melakukan diplomasi di parlemen,” ujar pria yang juga dosen Program Studi Hubungan Internasional ini selepas membuka kegiatan (15/11).

Di hari pertama, para peserta mendapatkan materi berupa fungsi dan sistem kerja DPR RI yang dilanjutkan dengan simulasi sidang di DPR RI, dengan bimbingan para pemateri dari Indonesia Parliamentary Center dan dosen Program Studi Hubungan Internasional. Dalam sesi simulasi, para mahasiswa peserta kegiatan menjalankan peran laksana anggota parlemen yang tengah bersidang. “Dengan cara simulasi, kami lebih paham bagaimana peran dan fungsi anggota parlemen, termasuk tata cara sidang. Kami juga dilatih bagaimana seorang anggota parlemen harus berdiplomasi dengan negara lain,” kata Indah Pratiwi, mahasiswi angkatan tahun 2013.

Pendapat senada diungkapkan oleh mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional lainnya, Hayu Pamprakoso. Mahasiswa angkatan tahun 2015 ini bahkan berharap dengan pelatihan seperti ini bakal membuka kesempatan bagi dirinya untuk magang di DPR RI. “Dengan magang, maka akan melengkapi ilmu yang sudah kami peroleh di bangku kuliah. Sementara itu hari kedua diisi dengan aktivitas menyerap aspirasi dari masyarakat, khususnya di seputaran kampus Tegalboto.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Iqbal selaku Dosen HI dan Staf Ahli DPR-RI Periode Tahun 2009 menegaskan bahwa khusus untuk kegiatan kali ini, simulasi yang diadakan adalah simulasi persidangan di Komisi I DPR RI yang kebetulan, salah satunya membidangi masalah luar negeri dan pertahanan. “Pelatihan ini sangat baik untuk mahasiswa, karena mereka akan mendapatkan  pembekalan tentang aturan-aturan yang ada di parlemen tepatnya di bagian Komisi I DPR RI. Harapannya setelah lulus para mahasiswa sudah memiliki bekal  ketrampilan jika memang berminat terjun di bidang politik, seperti menjadi anggota parlemen,” ujar Iqbal. (nis/del)

Leave us a Comment