Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Dominasi PMW 2015 Universitas Jember

Jember, 23 Maret 2016

Ada dua hal yang menarik dari pelaksanaan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2015 Universitas Jember. Pertama, 80% dari 33 proposal bisnis dalam PMW UNEJ yang lulus seleksi merupakan produk kuliner. Kedua, ternyata mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember mendominasi jumlah mahasiswa yang ikut serta dalam 33 proposal bisnis tadi. Tercatat ada 41 mahasiswa FTP dari total 95 mahasiswa yang terlibat. Bahkan boleh dikata sebagian besar dari produk kuliner tersebut merupakan ide dan kreatifitas dari mahasiswa FTP.

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Dr. Yuli Witono, S.TP, M.P., membenarkan data dan fakta tersebut. Di temui di sela-sela kesibukannya (21/3), Yuli Witono menjelaskan bahwa jika banyaknya mahasiswa FTP yang berkompetisi dalam PMW 2015 tidak lepas dari peran aktif pihak fakultas untuk mendorong mahasiswanya untuk berani berwirausaha. “Kami sudah menyiapkan kurikulum yang nantinya dapat mencetak empat jenis lulusan. Yakni lulusan FTP sebagai konsultan, manajer, peneliti atau pendidik, dan yang terakhir wirausaha di bidang teknologi pertanian atau technopreneurship. Jadi kalau ternyata banyak mahasiswa FTP yang tertarik berwirausaha, ini tandanya kurikulum yang dijalankan sudah benar,” ujar dekan.

Kesungguhan FTP untuk mencetak wirausaha dibuktikan dengan banyak hal, salah satunya dengan memberikan ruang yang cukup memadai untuk mencetak seorang mahasiswa wirausaha. “Bentuk aplikatif yang kami lakukan untuk membangun potensi kewirausahaan untuk mahasiswa, selain pengaplikasian pada kurikulum dan program belajar, adalah dengan memberi fasilitas semaksimal mungkin. Salah satunya dengan memberi fasilitas tempat untuk display produk-produk mahasiswa FTP di dalam kampus,” tutur pria kelahiran Malang ini.

Yuli menambahkan bahwa sejak 2011 lalu FTP sudah mulai concern di bidang entrepreneurship. Keseriusan tersebut dibuktikan dengan adanya mata kuliah di bidang kewirausahaan sebanyak 7 SKS pada jurusan Teknik Pertanian dan 8 SKS pada jurusan Teknologi Hasil Pertanian. FTP sendiri sudah mendeklarasikan fakultasnya sebagai entrepreneural faculty. Upaya lain yang dilakukan oleh FTP adalah dengan mengembangkan kegiatan ko kurikuler berupa Program Kreatifitas Mahasiswa Kuliner (PKM-K) dan PMW sendiri. Hal tersebut guna mendorong semangat mahasiswa FTP untuk berwirausaha.

Selain itu FTP juga mengembangkan technopreneurship yang bekerja sama dengan unit Recognition and Mentoring Program-IPB (RAMP-IPB) yang dimotori oleh Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor. “Dari kolaborasi kami dengan RAMP-IPB ini, FTP mendapat dukungan berupa bantuan  untuk pengintegrasian muatan technopreneurship dalam kurikulum. Sehingga, ada 10-12 mata kuliah di FTP yang sudah mengintegrasikan muatan technopreneurship didalam perkuliahannya,” ungkap dekan yang memiliki hobi di bidang musik ini.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh segenap tim akademik FTP ternyata mampu  memacu mahasiswa FTP untuk mengembangkan potensinya di bidang kewirausahaan, mengembangkan ide dan kreatifitas, juga menciptakan inovasi baru. “Jadi tidak mengherankan jika ada peluang atau kompetisi di bidang entrepreneurship seperti PMW atau PKM-K diadakan, banyak mahasiswa kami yang turut serta sebagai ajang uji coba untuk menguji kemampuan entrepreneurship mereka dan menjaga spirit wirausaha mereka,” tutur Yuli lagi. Di akhir perbincangan, Yuli menyampaikan harapannya kepada seluruh mahasiswa FTP agar mereka mampu menjadi seorang job creator dan dapat terus memacu kemampuan dirinya serta meningkatkan kompetensinya di bidang yang telah mereka kuasai. (lid/mun/iim)

Leave us a Comment