Mahasiswa Afirmasi Dibekali Pengetahuan Budaya Lokal

AFFIRMASI_unej_2-320×240

Jember, 5 November 2018

Wakil Rektor I Universitas Jember Drs. Zulfikar, Ph.D mengingatkan kepada 34 mahasiswa baru Universitas Jember Program Afirmasi Pendidikan Tinggi agar bisa segera menyesuaikan dengan budaya sekitar Kampus Universitas Jember. Untuk itu, mahasiswa yang berasal dari Propinsi Papua, Papua Barat,  dan Daerah 3T ini diwajibkan untuk mengikuti program matrikulasi yang dilakukan oleh  Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Mahasiswa (LP3M) Universitas Jember setiap hari sabtu mulai tanggal 3 November – 8 Desember 2018.

“Hal ini dilakukan karena adanya perbedaan budaya, kebiasaan maupun adat istiadat dari daerah asal mahasiswa dengan yang ada di Jember. Persoalan perbedaan budaya bisa menghambat kelancaran proses pendidikan mereka jika interaksi dengan lingkungan sekitar tidak berjalan dengan baik karena adanya perbedaan tersebut. Oleh karena itu mereka akan mendapatkan materi mengenai budaya lokal,” ujar Zulfikar saat membuka acara Matrikulasi Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik) tahun 2018  di aula lantai 2 gedung LP3M Universitas Jember.

Dalam sambutannya Zulfikar mengatakan, selain mendapatkan materi budaya lokal mereka juga akan mendapatkan materi bahasa Indonesia. Menurut Zulfikar beberapa mahasiswa dari program Adik  mengalami kesulitan dalam berinteraksi, salah satunya karena persoalan pemahaman bahasa Indonesia yang kurang bagus.

“Kami berharap selama menjalani proses akademik mereka bisa berinteraksi dengan baik. Oleh karena itu pemahaman bahasa harus dikuasai dengan baik pula agar proses belajar bersama dan berkolaborasi dengan mahasiswa lain ataupun belajar mandiri mereka dapat berjalan dengan baik pula,” imbuh Zulfikar.

Tidak cukup dengan itu saja, untuk membangun jiwa dan rasa nasionalisme mereka juga akan digembleng dengan materi wawasan kebangsaan.

“Mereka juga bagian dari bangsa Indonesia. Oleh karena itu mereka juga harus memiliki rasa cinta pada bangsa Indonesia ini. Hal itu kami bangun melalui pembekalan materi-materi yang bisa membangun kesadaran mereka bahwa mereka adalah bagian dari Indonesia dan harus cinta Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu  Dr. Akhmad Taufiq, S.S., M. Pd., Ketua LP3M Universitas Jember mengucapkan selamat pada mahasiswa penerima beasiswa Program Adik di Universitas Jember tahun 2018. Tahun ini Universitas Jember mendapatkan amanah sebanyak 34 orang mahasiswa. Mereka merupakan mahasiswa yang berasal dari  Papua sebanyak 21 mahasiswa, 6 mahasiswa dari Lampung, 3 mahasiswa dari Maluku, 1 mahasiswa dari NTT, 1 mahasiswa dari NTB, 1 mahasiswa dari Sulawessi Tengah, 1 mahasiswa dari Aceh.

“Tentunya kami sangat senang menerima kalian semua di Universitas Jember. Pesan saya adalah agar kalian bisa segera menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Karena kesuksesan kalian tergantung bagaimana kalian berproses dan berinteraksi. Tentunya jangan lupa berdoa agar selalu dalam kemudahan,” pesan Taufiq. (moen)