Lulusan FK Universitas Jember Raih Peringkat Enam Uji Kompetensi Dokter Nasional

Jember, 21 Juli 2016

Lulusan Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Jember, dr. Sayyidah Aulia, S.Ked., meraih peringkat enam dalam Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI)  tahun 2016. Kabar gembira ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas, dr. Eny Suswati, M.Kes dalam kesempatan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Periode II Tahun 2016, Selasa (19/7). Acara yang diikuti oleh 7 orang lulusan ini dilaksanakan di Ruang Audit Fakultas Kedokteran Universitas Jember. Hadir dalam acara pengambilan sumpah antara lain Kepala RSUD Kalisat, Kepala RSUD Balung, dan Ketua IDI Cabang Jember, dan orang tua serta keluarga calon dokter.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Jember menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh dr. Sayyidah Aulia. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas dokter lulusan kampus Tegalboto. “Fakultas Kedokteran Universitas Jember terus berusaha untuk mencetak para dokter yang profesional sesuai tuntutan jaman. Oleh  karena itu kami selalu berusaha meningkatkan sarana dan prasarana serta kesiapan SDM. Salah satunya untuk tahun depan, pembangunan gedung kuliah 5 sudah dimulai,” tutur Enny Suswati.

Rasa bangga dan syukur juga disampaikan oleh dr. Sayyidah Aulia, yang didaulat untuk menyampaikan kesan dan pesan mewakili koleganya. Dokter muda ini mengajak hadirin, terutama yuniornya untuk berani bersaing, apalagi di era persaingan bebas yang membuka kesempatan dokter dari luar negeri untuk masuk ke Indonesia. “Harus bangga menjadi lulusan kampus Tegalboto, buktikan bahwa kita bisa bersaing dengan lulusan Fakultas Kedokteran dari perguruan tinggi lainnya,” ujar yang hobi membaca ini.

Sementara itu, dr. Hairrudin, M.Kes, Pembantu Dekan I Fakultas Kedokteran, menyampaikan bahwa yang menjadi nilai plus dari lulusan Kedokteran Universitas Jember yaitu lulusannya tetap memenuhi standar Kompetensi Dokter Indonesia dengan menambahkan muatan lokal berupa Agromedis. Agromedis sendiri mempelajari segala macam penyakit yang berhubungan dengan kegiatan agroindustri seperti perkebunan, pertanian, perikanan, dan kelautan. Melihat Indonesia yang sebagian besar merupakan wilayah agroindustri, Hairrudin mengklaim bahwa lulusannya sudah siap pakai di seluruh wilayah di Indonesia. Sejak berdiri tahun 2000, Fakultas Kedokteran hingga saat ini sudah berhasil mencetak lulusannya sebanyak 732 orang. (lid,moen)

Leave us a Comment