Lebih Dekat Dengan Sosok Bripka. Nurmansyah

Bintara Calon Doktor Kedua Polri, Yang tengah Kuliah Di Universitas Jember

Jember, 25 Oktober 2016

Program Kapolri Jend.(Pol) Tito Karnavian untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Polri ternyata mendapatkan sambutan dan dukungan hingga di level bawah. Salah satunya ditunjukkan oleh Polres Banyuwangi yang memberikan dukungan kepada salah satu anggotanya, Brigadir Kepala (Bripka). Nurmansyah, untuk menuntut ilmu di Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Jember. Nurmansyah tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum angkatan 2016. Nurmansyah kini menjadi bintara calon doktor kedua Polri, setelah rekannya Bripka. Rudi Pardede dari Polresta Pekanbaru, yang sudah terlebih dahulu meraih gelar doktor di bidang Ilmu Hukum.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan perkuliahan, Nurmansyah menyatakan rasa syukurnya mendapatkan dukungan penuh dari Kapolres Banyuwangi, AKBP. Budi Mulyanto, SIK., dan Wakapolres, Kompol. M. Yusuf Usman, SIK. “Pimpinan sangat mendukung niatan saya untuk melanjutkan kuliah hingga tingkat doktoral, salah satunya dengan memberikan ijin untuk meninggalkan dinas saat kuliah di akhir pekan,” ujar pria yang akrab dipanggil Nurman ini. Untuk mengejar cita-citanya menjadi ahli Hukum, Nurman bahkan rela menempuh perjalanan pulang pergi Banyuwangi-Jember. Sehari-harinya, Nurman berdinas di Bidang Propam Polres Banyuwangi.

Nurman1Menuntut ilmu setingi-tingginya memang menjadi cita-cita pria yang memulai karier di kepolisian semenjak tahun 2002 ini. Awalnya saat bertugas di Polres Lumajang, Nurman menuntut ilmu di Fakultas Hukum Universitas Lumajang. Berhasil meraih gelar Sarjana Hukum, Nurman berpindah tugas ke Banyuwangi yang merupakan kota kelahirannya. Ternyata bertugas di Polres Banyuwangi membuka kesempatan Nurman untuk meneruskan pendidikannya. Nurman  memutuskan untuk kembali kuliah, tepatnya di Program Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember, dan kini melanjutkan ke Program Doktor.

“Ada dua tujuan saya kuliah, pertama karena anjuran dari pimpinan Polri agar meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan. Pasalnya tantangan Polri ke depan makin berat, kualitas dan kuantitas kejahatan makin canggih. Tantangan ini tentunya membutuhkan SDM Polri yang makin berkualitas. Kedua, memberikan contoh kepada anak-anak saya agar, kelak juga turut sekolah setinggi-tingginya,” tutur Nurman serius.

Melanjutkan kuliah doktoral di tengah kesibukan berdinas sebagai anggota Bidang Propam Polres Banyuwangi memang tidak mudah bagi Nurman, namun bukan hal yang tidak mungkin. Bapak tiga anak ini memanfaatkan betul waktu lepas dinas untuk belajar dan mengerjakan tugas kuliah, beruntung anak istrinya terus memberikan semangat. “Tidak jarang anak istri ikut ke Jember saat saya kuliah, bahkan turut menginap,” kata suami dari Maria yang berprofesi sebagai bidan ini. Dukungan keluarga ini membuat Nurman enjoy menjalani kuliah, bahkan sampai melaksanakan kunjungan ke luar negeri.

Awal bulan Oktober 2016 lalu, selama seminggu (5-12/10) Nurman berkesempatan mengunjungi Universitas Thammasat, Bangkok, Thailand, dalam rangka mendalami masalah Hak Asasi Manusia (HAM). Kegiatan ini digelar oleh Fakultas Hukum Universitas Thammasat, bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Jember, dan Hanns Seidel Foundation dari Jerman. “Saya berkesempatan belajar dan berdiskusi bersama kolega sesama mahasiswa Ilmu Hukum dari Thailand dan Jerman, kebetulan saya menulis makalah mengenai LGBT dari pandangan hukum Indonesia,” ujar Nurman yang pernah melakukan kegiatan yang sama di Malaysia.

Nurman3Keputusan untuk kuliah juga dimaksudkan Nurman untuk memberikan kontribusi kepada  institusi Polri yang dicintainya. Hal ini diwujudkan oleh Nurman melalui disertasi yang sudah direncanakannya. “Saya sudah punya gambaran mengenai desertasi yang akan saya ajukan, yakni mengenai Pengawasan Propam Terhadap Anggota Polri. Alasannya, saya ingin Bidang Propam mampu mewujudkan anggota Polri yang berintegritas melalui pengawasan yang dilakukan, agar citra terhadap Polri yang masih jelek jadi bagus,” kata anggota Polri yang saat kuliah di S2 membahas mengenai penanganan kasus psikotropika sebagai tesis ini.

Keputusan Nurman untuk kuliah ternyata membawa efek positif bagi koleganya di Polres Banyuwangi. Beberapa anggota Polres Banyuwangi kini mengikuti jejaknya untuk kuliah baik di jenjang S1 maupun S2. “Alhamdulillah rekan-rekan di Polres Banyuwangi berminat untuk kuliah, salah satunya kini kuliah di Program Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember, jadi makin banyak kawan untuk berdiskusi,” tambah Nurman yang aktif berorganisasi di sela-sela kesibukan dinas dan kuliah. (iim/mun)

Leave us a Comment